Asep Hermawan : Tim Bocia Masih Butuh Atlet

- Penulis

Jumat, 21 Mei 2021 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Mengantarkan minuman langsung ke atlet dan membawakannya buah-buahan adalah salah satu cara jitu yang dilakukan manejer tim Pelatda Peparnas cabang olahraga Bocia Jawa Barat Asep Hermawan, untuk memompa memotivasi para atletnya secara psikologis.

“Itu yang saya lakukan Kang. Untuk membuat atlet bergairah dalam berlatih saya berikan semua kebutuhan mereka. Terutama minumnya, extra fooding, suplemen dan buah-buahan. Kalau perlu saya antar sendiri kepada atlet yang sudah menyelesaikan latihannya,” kata Asep yang lebih akrab disapa Kang Abes kepada PJ Jumat (21/5/2021).

Sesuai intruksi pengurus NPCI Jabar, para atlet baru akan masuk hotel Hari Minggu (23/5) seusai libur Lebaran. Dan Seninnya baru memulai latihan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para atlet Cabor Bocia Jawa Barat yang tergabung dalan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Peparnas sedang giat berlatih.

“Saya harapkan semua atlet datang tepat waktu. Tunjukan rasa tanggungjawab kita pada masyarakat Jawa Barat. Karena kita diberi amanah untuk membawa prestasi terbaik dan nama baik Jabar dari tanah Papua,” tegas Kang Abes.

Untuk degradasi atlet, menurut Kang Abes dirinya mungkin tidak melakukan itu. Justru untuk cabor Bocia di butuhkan penambahan atlet sesuai kebutuhan tim.

“Kita masih membutuhkan beberapa pemain lagi,” tambahnya.

Terkait peralatan latihan, manejer bocia yang suka berkaraoke ini menyebutkan belum lengkap.

“Itu karena situasi dan kondisi. Karena cabor boccia untuk saat ini peralatan latihan tidak terjual bebas dan agak susah untuk mendapatkannya. Karena alat atau kelengkapan bocia itu produk luar,” terangnya.

Kelas yang dipertandingkan di Peparnas Papua adalah kelas BC1, BC2, BC3, BC4 dan BC5.

Sementara tim bocia Jabar hanya mengikuti 4 kelas yaitu BC1, BC2, BC4 dan kelas BC5.

“Kita bertanding di nomor double dan individu,” ucapnya seraya menyebutkan kalau tim bocia Jabar mentargetkan 5 medali emas.

Manejer yang dekat dengan para atletnya ini menyebutkan, dirinya setiap saat selalu mengingatkan agar atlet mengutamakan menjaga kesehatan.

“Jaga kesehatan dan selalu taat serta patuhi Protokol Kesehatan (Prokes) sesuai anjuran pemerintah,” pungkasnya seraya berdoa semoga Jabar juara lahir batin dan bisa mempertahan juara umum di Peparnas Papua. Joel

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB