Atlet Gulat PON Jabar Dapat Sparring Partner di Korea

- Penulis

Jumat, 2 Agustus 2024 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Tim gulat PON XXI Jawa Barat yang tengah melakukan Training Camp (TC) di Korea tidak mengalami kendala berarti.

“Alhamdulillah aman bang, tdak ada kendala dalam latihan, semua berjalan lancar dan sesuai dengan progres yang disiapkan tim pelatih dari Korea,” kata Hendi salah seorang pelatih gulat PON Jabar yang dihubung Jumat (2/8/2024).

Kalau pun ada, mantan atlet gulat peraih medali emas pada PON XVII 2008 di Kalimantan Timur ini. tidak ada kaitannya dengan latihan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kendalanya hanya masalah adaptasi makanan, cuaca dan lainnya. Hanya beberapa hari saja. Kesananya dapat diatasi secara berlahan-lahan,” ucapnya.

Hanya masalah bahasa, menjadi sedikit rumit.

“Perbedaan bahasa terkadang suka miss-komunikasi. Kadang beda pemahaman. Tapi bukan berarti menjadi persoalan berat bagi kami. Semua lambat laun bisa berjalan lancar,” paparnya.

Sejak keberangkatan TC ke Korea 11 Juli lalu, para atlet gulat berada dalam kondisi baik. Bahkan sedang fokus berlatih menjelang menghadapi PON XXI September mendatang.

“Secara perkembangan mungkin di Korea para atlet lebih mendapatkan partner sparring yang banyak. Tentunya memiliki kualitas yang bagus. Ini sangat menguji nyali atlet gulat kita. Sehingga ini dapat memberikan dampak positif untuk perkembangan tehnik. Termasuk juga mental atlet kita,” sebut Hendi.

Selama di Korea, para atlet fokus latihan tehnik spesialisasi individu atlet yang akan dipersiapkan dalam pertandingan nanti.

Sehingga pada PON nanti para atlet semakin matang dan paham dengan “game-Plan” yang pelatih berikan.

Sebagai olahraga keras, Hendi selalu siaga mengawasi para atletnya.

“Saya selalu menekankan kepada para atlet untuk tetap fokus dalam latihan. Walau pun tidak dapat dipungkiri resiko cedera dapat datang kapan saja. Namun dengan fokus berlatih itu dapat mencegah dan menibulkan kewaspadaan para atlet untuk menghindari resiko cidera,” tambahnya.

Pihaknya mengpresiasi kunjungan Ketua Umum KONI Jabar, Kadispora Jabar, DPRD Jabar dan Dansatlak bersama anggota Binprea KONI Jabar.

“Kami masih ingat pesan Pak Budiana yang meminta para atlet untuk tetap semangat berlatih dan siap bertanding di PON nanti,” pungkasnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang
Edwin Senjaya Beberkan Faktor Ini Bikin Indonesia Lemah
PB PSTI Keluarkan Surat Penundaan Musprov Jabar
Saat Bupati Genjot Wisata Garut, Disdik Justru Gelar Euforia di Yogyakarta
Koni Jabar Belum Terima Tembusan Rekomendasi PB PSTI

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:05 WIB

TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:29 WIB

Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:43 WIB

Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:29 WIB

Edwin Senjaya Beberkan Faktor Ini Bikin Indonesia Lemah

Berita Terbaru

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB

Komisi III DPRD Kota Bandung bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) menggelar raker membahas sejumlah agenda dan evaluasi program tahun 2025. Foto Cipt/Humaspro

FEATURED

Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung

Sabtu, 17 Jan 2026 - 19:29 WIB

Kang Edwin Senjaya berpose bersama para kader TPK usai menjadi narasumber. Foto Cipta/Humaspro

FEATURED

Edwin Senjaya Beberkan Faktor Ini Bikin Indonesia Lemah

Sabtu, 17 Jan 2026 - 08:29 WIB