Atlet Panahan Jabar Latihan Keras & Disiplin di Korea

- Penulis

Selasa, 9 Juli 2024 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Hanya istirahat untuk melakukan sholat dan makan, selebihnya atlet panahan Jawa Barat yang tengah berguru ke Korea mendapat tempaan latihan keras dan disiplin.

“Luar biasa. Atlet benar-benar mendapat latihan keras dan disiplin. Beda betul ketika latihan di Jawa Barat,” kata Ryan Agung Hendryana, pelatih panahan yang dihubungi PJ Selasa (9/7/2024) via telpon selular di Korea.

Sekitar 11 hari berada di Korea, atlet panahan yang tengah berlatih di “Negara Ginseng” ini mendapatkan menu latihan yang sangat dibutuhkan para atlet.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti diketahui atlet panahan yang tengah dipersiapkan untuk ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Sumut-Aceh 2024 dengan skuad 11 orang sedang melaksanakam Training Camp (TC) ke Korea.

Tim panahan ini berangkat lebih awal pada 28 Juni hingga 1 Agustus 2024 atau hanya 35 hari. Latihan dipusatkan di Yecheon.

Cabang olahraga (Cabor) panahan ini, KONI Jabar meminta target 2 medali emas.

“Latihan dilaksanakan setiap hari, kecuali hari Minggu anak-anak libur. Dan latihan yang diterima difokuskan kepada teknik dan peningkatan score. Latihan dimulai jam 7 pagi sampai jam 20.00 WIB,” jelas Ryan lagi.

Istri atlet panahan putri Olimpiade Jawa Barat Syifa Nur Afifah Kamal ini melanjutkan, dalam menjalankan latihan, para atlet sangat antusias.

“Karena dengan suasana yang baru, atlet kita benar-benar lebih disiplin. Karena mengikuti kultur dan budaya di Korea,” ucap Ryan.

Apakah ada kendala makan atlet?

“Pertama ada kendala, menu makanan yang berbeda dengan di Indonesia. Tapi atlet sangat cepat untuk menyesuaikannya. Sekarang sudah tidak ada masalah,” terang Ryan.

Mewakili pengurus Perpani Jabar Ryan menyampaikan terimakasih atas dukungan KONI Jabar yang memberangkatkan atlet panahan melakukan TC di Korea.

“Terimakasih kami khusus kepada Ketua Umum Pak Budiana. Kami mohon doa juga, hasil latihan keras yang dilakukan atlet panahan ini membuahkan hasil yang diharapkan. Semoga saja,” harap Ryan. Joel

Komentari

Berita Terkait

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB