Bantu UMKM, Salapak Mikroshop Gelar Pelatihan

- Penulis

Minggu, 27 Februari 2022 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Bagi masyarakat yang baru menjalankan bisa coba ikut acara Salapak Mikroshop, Minggu, 27 Februari 2022.

Dimulai dari pukul 10.00 – 11.30 WIB, para peserta akan mendapatkan pelatihan cara mengolah pastry, puding, dan kue lainnya bersama para chef profesional.​

Sampai saat ini, dari target 30 peserta, sudah 20 orang yang mendaftar untuk mengikuti agenda Cooking Class.​

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Pengelola Salapak Mikroshop, Tita Wulansari menyampaikan, acara ini bisa diikuti oleh semua jenjang, baik yang sudah berpengalaman atau belum sama sekali.​

“Tidak apa-apa kok, bisa ikutan. Kita open (terbuka) untuk semua kalangan, tapi tentunya yang berhubungan dengan teman-teman yang sudah atau baru mau buka usaha di bidang kuliner,” ucap Tita.​

Di acara Cooking Class nanti, skemanya akan lebih kepada talkshow dan demo memasak. Sehingga, para peserta hanya perlu menyimak dan mempersiapkan pertanyaan jika masih bingung.

“Cooking class di sini sebenarnya sifatnya demo. Kita bukan private class. Jadi, peserta akan lebih menyimak dan bisa bertanya lebih detail ke chefnya masing-masing,” jelasnya.​

Acara ini sebenarnya merupakan rangkaian dari kegiatan Weekend Marketnya Salapak yang rutin digelar tiap pekannya.​

Menurut Tita, tujuan dari kegiatan ini untuk membantu promosi produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bandung.​

Ada berbagai lapak usaha yang dijajakan dalam rangkaian Weekend Market. Mulai dari usaha kuliner, fesyen, hingga furnitur.​

“Kemarin kita sudah menyelenggarakan talkshow bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengenai legalisasi halal untuk UMKM. Ternyata kompleks sekali halal itu, bukan hanya di bidang kuliner ya, tapi fashion dan furnitur bahannya harus halal,” paparnya.​

Tita berharap, dengan adanya kegiatan rutin yang diselenggarakan Salapak mampu meningkatkan kapasitas teman-teman UMKM Kota Bandung.​

Sebab, fungsi dari Salapak ini sendiri memang sebagai ruang informasi dan kolaborasi untuk meningkatkan promosi dan awareness produk UMKM Kota Bandung.​

Untuk warga Kota Bandung yang membutuhkan konsultasi terkait bisnis atau usahanya, Tita menambahkan, Salapak sangat terbuka untuk membantu memberikan masukan dan solusi.​

Terutama bagi pengusaha yang masih belum memiliki label desain produk atau kemasannya, Salapak menawarkan kolaborasi untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut.​

“Kita juga sering ada kelas workshop tentang marketing, seperti marketing distribusi, bagaimana menghitung HPP, membuat jaringan reseller, membuat konten promosi digital marketing, dan foto produk,” imbuhnya.​

Salah satu agenda baru yang akan dirilis untuk kelas expert atau intermediate adalah pelatihan barista.​

“Untuk intermediate atau expert, kita juga akan ada pelatihan barista buat teman-teman yang concern ke usaha kopi. Karena kan lagi hype ya sekarang bisnis kopi itu,” pungkasnya.​

Lebih dari 100 UMKM Kota Bandung menjadi anggota di Salapak Mikroshop. Terdiri dari bisnis fashion, ragam kuliner, dan craft.​ ***

Komentari

Berita Terkait

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen
Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani
Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang
Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat
Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung
KONI Jabar Terus Matangkan Persiapan Porprov 2026
Lepas Mudik Bersama Warmindo, Yasierli Sebut Bentuk Kepedulian Perusahaan
Cek Pengguna Narkoba, BNN Sidak Petugas Operasional Stasiun Bandung

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:52 WIB

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 12:59 WIB

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:57 WIB

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:25 WIB

Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:58 WIB

Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung

Berita Terbaru

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat  47.807 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh. PJ/Dok

FEATURED

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Senin, 23 Mar 2026 - 12:59 WIB

Tampak para penumpang kereta api yang akan mudik ke berbagai daerah. PT KAI Daop 2 Bandung mencatat melayani 415 ribu pelanggan selama 12 hari Angleb 2026.

FEATURED

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Minggu, 22 Mar 2026 - 14:57 WIB