Banyak Daerah Memata Matai PABBSI Jabar

- Penulis

Rabu, 3 Juli 2019 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Banyak daerah yang memata-matai Persatuan Angkat Berat Angkat Besi dan Binaraga (PABBSI) Jawa Barat saat melaksanakan Seleksi Atlet persiapan menghadapi Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua.

“Selama seleksi ini, kami harus hati-hati. Ada beberapa orang hadir yang kami curigai adalah orang lain yang kami kenal berasal dari beberapa daerah lain. Misalnya dari Kalbar, Lampung, Riau dan Jatim,” kata Gito saat seleksi di GOR PABBSJ Jabar Jalan Padjajaran belum lama ini.

Penanggungjawab cabang olahraga angkat berat PABBSI Jabar ini melanjutkan, kehadiran beberapa orang yang disinyalir adalah mata-mata ini nerupakan bagian dari misi mereka untuk melihat kekuatan Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tahu, karena saya kenal wajah-wajah mereka. Jadi saat penampilan anak-anak di seleksi angkat berat dan angkat besi, saya juga menyusun strategi. Sehingga kekuatan atlet kita tidak muncul sepenuhnya,” jelas Gito.

Kendati seleksi tidak berjalan lepas, namun tidak mengurangi kualitas para atlet.

“Tidak ada masalah dengan kualitas atlet. Data angka angkatan atlet yang sebenarnya ada di kami. Jadi dijamin aman,” ujar Gito wasit terbaik Nasional ini.

PABBSI Jawa Barat optimistis bisa meloloskan semua atletnya dalam BK yang akan berlangsung Agustus ini di Bandung.

“Memang agak berat, apalagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jabar sudah mewanti-wanti akan memberangkatkan para atlet ke Papua yang hanya meraih peringkat 1 dan 2 di BK,” ujarnya.

Sementara Sekretaris umum PABBSI Jabar Agus Gumilar menambahkan, program seleksi atlet binaraga angkat besi dan angkat berat untuk BK PON berjalan lancar dan sukses. “Sekarang kami tinggal menyiapkan atlet yang terpilih untuk disertakan pada BK Agustus nanti,” katanya.

Pihaknya akan menjaring 15 atlet yang terdiri dari tujuh atlet putri dan 8 atlet putra.

“Ya intinya kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk meloloskan atlet sebanyak mungkin,” pungkasnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB