Pakar Teknologi dan Informasi Jack Febrian Rusdi
BANDUNG, PelitaJabar – Ditengah kondisi pandemi saat ini, ternyata banyak peluang tersedia di berbagai bidang. Namun, bagi lulusan SMA, kendati tantangan ke depan cukup banyak, kebutuhan sumbedaya siap pakai masih sangat dibutuhkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kemajuan teknologi dan kehadiran Pandemi merupakan peluang besar yang dapat dimanfaatkan lulusan SMA di masa yang akan datang,” papar pakar Pendidikan, Dr. Nyi R Tejda Gurat Baktina kepada PJ Senin (12/7/2021)
Saat ini, tambahnya, hambatan yang dihadapi lulusan SMA untuk masuk keperguruan tinggi diantaranya melemahnya kemampuan sebagian masyarakat secara ekomomi, tingginya tingkat pengangguran, langkanya SDM yang dibutuhkan industri terkait.
“Pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan, terutama dalam menjembatani permasalahan tersebut. Dari sisi perekenomian masyarakat yang mulai melemah, pemerintah membuka berbagai saluran dengan dukungan beasiswa,” jelas Dr.Tedja.
Sedangkan pakar teknologi informasi Jack Febrian Rusdi menyebutkan, dari sisi dunia kerja, hampir semua aspek membutuhkan solusi yang tidak lepas dari pemanfaatan teknologi informasi, termasuk Pemerintah, BUMN dan perusahaan swasta.
“Semua membutuhkan SDM yang dapat mengaplikasikan berbagai solusi terkait teknologi terkini. BUMN dan perusahaan swasta membutuhkan banyak solusi untuk mengembangkan usaha dan memenangkan persaingan yang semakin ketat,” katanya.
Kehadiran teknologi dan datangnya pandemi, menurut penulis buku “Best Seller” bidang IT ini, semakin menuntut berbagai pihak untuk menemukan solusi.
“Kunci berbagai permasalahan yang muncul akhir-akhir ini umumnya terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi, seperti diantaranya melalui teknologi terkait dengan big data, artificial intelligence, penggunaan sensor, maupun internet of thigs (IoT),”imbuhnya.
Solusi berbagai alternatif pemanfaatan teknologi inilah jelas dosen di Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STTB) ini, sangat dibutuhkan saat ini.
Senada, Muchammad Naseer, Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Bandung mengungkapkan, beberapa perguruan tinggi memberikan solusi bagi calon mahasiswa, seperti beasiswa.
“Pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dapat dilaksanakan. Sebagai contoh, mahasiswa dari suatu daerah dapat mengikuti pendidikan di Sekolah Tinggi Teknologi Bandung melalui visual,” tegasnya.
Disamping itu, para mahasiswa katanya diberikan kesempatan beraktifitas di luar kampus hingga selama dua semester, dengan terjun langsung di dunia kerja dengan bimbingan dosen.
“Mahasiswa juga dapat mengikuti berbagai peluang yang disediakan kampus. Program ini telah diikuti banyak mahasiswanya, seperti Korea, dan Jepang. Begitu juga di dalam negeri baik di pemerintahan, BUMN maupun perusahaan swasta,” pungkas Nasser seraya menyebutkan yang terpenting bagaimana memilih perguruan tinggi dengan biaya relatif terjangkau dan landasan terkait teknologi. Joel