Bersihkan ASN Nakal, Yana Terapkan Sistem Ini

- Penulis

Senin, 14 Februari 2022 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Guna membersihkan Aparatur sipil negara (ASN) yang nakal dan bermain ‘jalur belakang’ atau kongkalikong, Pemerintah Kota (Pemkot) kembali membahas peningkatan indeks sistem merit untuk penilaian di tahun 2022.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengungkapkan, penilaian dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di tahun 2020 tentang sistem merit di Kota Bandung memperoleh nilai 332,5. Sebelumnya, penilaian mandiri sistem merit di lingkungan Kota Bandung 27 Desember 2021 memperoleh nilai 365,5.

‘Lalu, dilakukan verifikasi oleh tim KASN, dan ternyata hasilnya tidak jauh berbeda yakni 332,5,’ ujar Yana saat rapat evaluasi bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia dan KASN, Senin, 14 Februari 2022.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, Yana berupaya melakukan perbaikan segala aspek dengan penerapan sistem merit pada manajemen aparatur sipil negara.

Terpilihnya sebagai daerah kategori terbaik, Komisioner KASN, Mustari Irawan berharap, Kota Bandung bisa menjadi benchmark untuk memotivasi daerah lain.

‘Mudah-mudahan Kota Bandung bisa menjadi benchmark untuk daerah lain dalam mengembangkan kinerja ASN mereka. Sehingga tidak ada lagi unsur-unsur seperti black campaign atau KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme),” pungkasnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa mengatakan, sistem merit ASN sangat membantu dalam penilaian kinerja para ASN di seluruh instansi pemkot Bandung.

‘Tidak boleh berbasiskan aspek lain, seperti kedekatan, afiliasi politik, gender, suku, dan lainnya. Karena 2020 kita mendapatkan kategori sangat baik, maka penilaian dilakukan sebanyak sekali dalam dua tahun,’ pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

TP PKK Jabar resmi membuka Babak Penyisihan Wilayah I Lomba Paduan Suara

FEATURED

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Rabu, 15 Apr 2026 - 08:53 WIB