Buka Peluang Investasi, Pemdaprov Tawarkan Kerjasama Segitiga Rebana di IIIF 2019 London

- Penulis

Rabu, 3 Juli 2019 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LONDON, PelitaJabar – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) membuka peluang investasi dari luar negeri pada Indonesia Infrastructure Investment Forum (IIIF) 2019, di London, Selasa (2/7) waktu setempat.

One on one meeting menjadi cara Pemdaprov Jabar menarik para investor. Sebelumnya dilakukan dulu project consultation dengan beberapa narasumber diantaranya dari Kemenhub RI, Bapenas, Kemenkeu RI, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia dan Bank Mandiri.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Sekda Jabar) Iwa Karniwa selaku ketua rombongan memimpin langsung di grup A bidang investasi tranportasi didampingi Kadishub Jabar, Hery Antasari, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Doni P Joewono.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara bidang non transportasi di grup B dipimpin Dadang Masoem, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Barat.

Dalam paparannya, Iwa menawarkan kerjasama pengembangan Segitiga Rebana; LRT/Monorail Bandung Raya dan Aerocity BIJB Kertajati.

“Kami juga menawarkan kemudahan investasi dan hubungan antarmoda yang sedang disiapkan,” ungkap Iwa usai paparan.

Dikatakan, di bidang transportasi pihaknya terkait potensi-potensi Segitiga Rebana yang merupakan pusat
perkembangan baru di masa depan, dengan potensi ekonomi yang sangat tinggi.

“Potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dalam waktu tertentu bisa sampai 10 %, ini yang luar bisa yang perlu dorongan terus dengan luas Kawasan mencapai 54 ribu hektar. Ini potensial untuk dikembangkan beserta
penyerapan tenaga kerja mengurangi pengangguran dan mengurangi kemiskinan,” tambah Iwa.

Berikutnya rencana pembangunan transportasi yang terintegrasi di Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Sumedang dan sebagian Garut.

“Pola pembangunan ke depan adalah pola pembangunan yang berkesinambungan terstruktur dan sistemik,” katanya.

Manurut Iwa ada beberapa calon investor yang telah menyatakan ketertarikannya.

“Beberapa calon investor seperti Crossrail International, mereka salah satu yang bisa mendatangkan atau mengkoordinasi investor potensial, dan beberapa transportasi massal yang ada di London dan beberapa negara (khusus monorail) adalah hasil dari mereka, mereka tertarik untuk melakukan kerjasama,” tegas Iwa.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Doni P Joewono, mengatakan IIIF 2019 adalah peluang yang sangat baik bagi investor luar negeri untuk semakin mengenal potensi-potensi Jawa Barat.

“Kita sangat berbangga, Jabar punya West Java Incorporated jadi memang Bank Indonesia sangat mendorong Jawa Barat, karena Jawa Barat itu kan ekonominya ditopang oleh industri manufaktur, oleh karena itu kita mendukung penuh supaya Jawa Barat ini bisa mendapat investasi dari Luar Negeri,” ujar dia di tempat yang sama.

Dengan paparan kondisi ekonomi Jabar yang sangat baik, akhirnya mereka (luar negeri) terbuka terhadap investasi
yang mungkin bisa ditempatkan di Indonesia.

“Ditambah dengan kemudahan-kemudahan, izin-izin juga mudah, proyek-proyek yang clean and clear,” ucapnya.

Doni mengatakan ketertarikan calon investor seperti Crossrail, Basquet Trade, dan One Work pada saat one on one
meeting akan ditindaklanjuti dengan visit ke Indonesia nanti pada West Java Invesment Forum 2019 di Bandung.

“Jadi inilah (contoh) saat ini salah satu kerja nyata, diharapkan bisa berjalan dengan baik dan berharap para investor datang. Kita berharap tidak hanya konsumsi tumbuh tapi juga investasi datang,” pungkasnya. Mal

Komentari

Berita Terkait

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

FEATURED

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:20 WIB