Cabor Harus Punya Parameter Untuk Penentuan Atlet Pada Kejuaraan

- Penulis

Rabu, 7 Agustus 2019 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Pengurus Cabang (Pengcab) cabang olahraga (Cabor) disarankan memiliki paramater atau ketentuan yang pasti terkait dengan penentuan atlet yang akan diturunkan dalam sebuah single event atau pun multi event.

“Parameter itu harus dilakukan dengan berbagai kajian secara akademik Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres). Ini sangat penting,” kata Ketua Umum KONI Kota Bandung DR. Nuryadi, MPd saat dihubungi PJ kemarin.

Dikatakan, selama ini penetapan atlet yang akan turun pada suatu event belum ada ketentuannya. Sehingga ada atlet yang berkualitas seharusnya bisa tampil di sebuah event, ternyata tidak dapat tampil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya bahkan sering menerima keluhan dari para atlet terkait tidak dipanggilnya untuk sebuah event tertentu. Padahal atlet tersebut memiliki kualitas dan kemampuan diatas rata-rata dan diyakini sangat mumpuni.

“Ini parah sekali. Olehkarena itu, saya sarankan semua cabor harus memiliki pedoman atau parameter yang jelas terkait penentuan atlet bisa tampil atau tidaknya pada sebuah event,” ucap Nuryadi.

Untuk menuju ke arah itu, KONI Kota Bandung bersama Binpres akan membuat sebuah konsep yang akan diakselerasikan dengan Binpres masing-masing Cabor.

“Intinya, kita harus punya parameter itu. Khusus untuk penentuan atlet yang akan tampil pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Ini penting, sehingga tidak ada lagi atlet yang dikecewakan atas penunjukkan atlet yang akan turun pada Poprov yang akan datang,” pungkasnya.

Catatan prestasi seorang atlet, faktor usia serta tingkat kebugaran fisik dan stamina, menurut Nuryadi akan menjadi rekam jejak bagi Binpres untuk menjadi acuan penentuan atletnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Mau Steak Enak Harga Murce, Sirloin Beefhouse Aja, Dijamin Bikin Nagih
KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:23 WIB

Mau Steak Enak Harga Murce, Sirloin Beefhouse Aja, Dijamin Bikin Nagih

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB