TINJAU : Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Aswan Asep Wawan, meninjau warga Perumahan Komplek Vijaya Kusuma Permai RW 16 Kecamatan Cibiru, terkait masalah PSU, Senin, 5 Mei 2025. Nicko/Humpro DPRD Kota Bandung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BANDUNG, PelitaJabar – Mendengar keluhan warga Kompleks Vijaya Kusuma Permai RW 16 Kecamatan Cibiru, Kota Bandung terkait Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU), anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung langsung meninjau lokasi bersama pihak kelurahan.
“Kemarin waktu reses kita ada aspirasi dari Pak RW 16 mengenai fasum dan fasos yang belum diberikan kepada pemerintah Kota Bandung oleh pihak pengembang. Langsung kita tindaklanjuti ke dinas terkait. Hasil kesepakatan warga saat ini sudah dibentuk forum warga,” ucap Aswan pekan lalu.
Hasilnya setelah 35 tahun menunggu, akhirnya warga Vijaya Kusuma menanti penyerahan fasum ini.
“Insyaallah masalah ini akan saya kawal terus hingga tuntas karena ini untuk kebaikan warga juga,” kata Aswan.
Ia mendorong proses serah terima segera dilakukan.
“Pak Kabid (DPKP) bilang seminggu sudah beres dan hari ini pengukuran mudah-mudahan selesai. Langsung nanti ada pemasangan plang beberapa titik lokasi seperti GOR, ruko-ruko yang tanpa ada sertifikat, terus taman, jalan-jalan, penerangan, dan sebagainya harus sudah diserahkan segera ke Pemerintah Kota Bandung karena warga kan sama bayar pajak,” bebernya.
Warga belum mendapat bantuan dari pemerintah karena belum adanya penyerahan PSU dari pengembang ke pemkot.
“Kita win-win solution, lah, jangan sampai ada pembongkaran. Tetapi intinya nanti mungkin ya ada kesepakatan dari kedua belah pihak,” katanya.
Pihaknya siap mengawal setiap aspirasi masyarakat.
“Banyak kasus yang kita usulkan (perbaikan fasilitas publik) juga terkendala dengan belum ada penyerahan fasum, kita akan kawal terus,” pungkasnya. ***