BANDUNG, PelitaJabar – Peningkatan kualitas pelayanan dan kualitas pertandingan akan menjadi fokus panitia dalam menyelenggarakan event Akbar Kejuaraan Taekwondo Antar Unit “ITN Open IX” tahun 2026.
“Sesuai dengan amanat senior kami yang juga pelatih utama Master Suryana agar memperhatikan kualitas pelayanan.”
Maka fokus kami tentu kepada peningkatan kualitas pelayanan dan pertandingan. Saya meyakini, kedua sukses pelayanan itu adalah pondasi dan kunci lancarnya kejuaraan,” tegas Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) ITN Open IX 2026 Didin Nurdiansyah saat dihubungi PJ Minggu 11 Januari 2026 .
Disinggung kesiapan kejuaraan pada 13-15 Februari mendatang, pemegang DAN V Kukkiwon ini menyebutkan nyaris sempurna.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Insha Alla siap. Semua panitia Alhamdulillah kita sudah urus segala perijinan. Baik kepada Pengcab T.I Kota Bandung atau ke Pengprov T.I Jawa Barat. Termasuk juga koordinasi dengan Dispora Jabar, medis pihak kepolisian,” jelas Didin lagi.
Kategori yang dipertandingkan adalah kyorugi dan poomse, prestasi dan pemula.
“Kita juga memiliki tage-line untuk memotivasi semua kompenen di Kejuaraan ini yaitu “Be The Champions”. Maknanya adalah jadilah juara bagi para atlet dan jadilah juara bagi panitia untuk sukses dan lancarnya kejuaraan. Begitu kang,” ucap Didin.
Disinggung target peserta, Didin menjelaskan ada peningkatan signifikan.
Sejak dibukanya pendataran mulai 8 – 11 Januari 2026 lalu, peserta yang mendaftar membludak
“Kita harus membatasi jumlah peserta. Luar biasa animo peserta ikut pada kejuaraan ITN Open ijni. Sesuai arahan Pengcab dan Pengprov TI, ITN Open IX kali ini akan diikuti 2600 peserta,” kata Didin, seraya menyebutkan tahun lalu hanya 2.535 peserta.
Dirinya berharap kepada seluruh skuad panitia dapat bisa bekerja sama dengan baik antar panitia.
“Yang paling penting adalah meningkatkan kualitas. Melayani peserta dengan baik juga. Itu,” pungkasnya. Joel









