Diduga Giro Rp 1 Milyar Kosong, Supplier Ini Akan Pailitkan PT Prawesti Bangun Pratama

- Penulis

Kamis, 28 November 2024 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Merasa sudah saling percaya, akhirnya terjadi kesepakatan untuk kerjasama antara supplier (pemasok) CV Octa Nusantara dengan kontraktor PT Prawesti Bangun Pratama mengerjakan proyek perbaikan jalan Cicalengka -Majalaya.

Dalam perjalanannya, sang supplier berkewajiban menyediakan beton ke pihak kontraktor. Namun setelah proyek perbaikan jalan selesai, sang kontraktor belum menyelesaikan tunggakannya.

Direktur CV Octa Nusantara Zaenal Jaya bersama mengungkapkan, tidak menyangka akan mengalami kejadian yang tidak dia duga sebelumnya. Pasalnya, sang kontraktor memberikan giro sebanyak dua lembar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya selaku Direktur CV Octa Nusantara, sangat kecewa kepada PT Prawesti, karena telah membantu melaksanakan proyek Rekonstruksi Jalan cicalengka – majalaya, namun sampai sekarang belum dibayar” beber Zaenal kepada awak media Senin kemarin.

Zaenal melanjutkan, awalnya dirinya percaya karena pihak kontraktor memberikan langsung 2 lembar Giro masing masing senilai Rp 500 juta rupiah.

“Jadi total jaminan 1 milyar, namun ketika nilai hutang ready mixed hampir 700 juta, saat giro mau dicairkan, baru diketahui kosong. Ternyata kontraktor ini tidak memiliki modal. Dan yang kami tahu, kalau pekerjaan ini diambil alih oleh seseorang bernama Rudi, beliau lah yang memberikan giro kosong tersebut” tegas Zaenal.

Zaenal sendiri heran, bagaimana kinerja kepala Dinas Bina Marga terutama pihak PPK yang memberikan proyek ke PT Prawesti Bangun Pratama yang tidak sanggup meneruskan pekerjaan.

“Pertanyaan saya, bagaimana proyek tersebut bisa dimenangkan PT Prawesti Bangun Persada, bagaimana proses tender nya, kami sudah berusaha menghubunginya PPK untuk agar bisa dimediasi menarik jalan keluar yang bisa diterima kedua belah pihak, Tapi Pak Yudi selaku PPK terkesan menghindar,” beber Zaenal dengan nada kecewa.

Dengan kondisi itu, Zaenal akan mengambil langkah tegas dengan melayangkan gugatan until mempailitkan PT Prawesti Bangun Persada.

“Saya sudah berkonsultasi dengan penasehat hukum, membawa masalah ini ke pihak berwajib agar PT. Prawesti dipailitkan kecuali mereka bertanggung jawab penuh,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

FEATURED

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:20 WIB