Diorama Band Obati Kangen Penggemar Dengan Ini

- Penulis

Rabu, 22 April 2020 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI – PelitaJabar – Biasanya bisa manggung hingga 15 tempat, akubat pandemi Covid-19, berdampak terhadap jadwal gelaran Musik Dangdut di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan.

Tasili, salah satu personil Diorama mengaku, sebelum merebaknya Virus Corona, Jasa Penyewaan Musik Dangdut di Kabupaten OKI dan daerah lainnya cukup tinggi. Rata-rata dalam satu bulan bisa tampil manggung, sebanyak 10-15 kali.

“Sejak merebak Pandemi Covid-19, omzet jadi “terjun bebas”. Sehingga kami tidak ada pentas lagi,” jelas pria mahir memainkan Mandolin ini melalui ponsel Rabu (23/04/2020).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai Musisi, untuk mengobati rasa rindu fans terhadap petikan syahdu Mandolinnya, Lewat akun Youtube miliknya.

Para penggemar bisa “Request” lagu. Dan menikmati kelincahan jari jemari tangannya, ketika memainkan dawai Mandolin yang bersuara khas.

Tasili mengaku pasrah, namun jiwa Seni sebagai Musisi tidak bisa dilepas. Karena dari hasil kepiawaiannya memainkan Mandolin tersebut juga bisa menghidupi keluarganya.

“Disatu sisi, saya hanya pasrah. Apalagi sudah ada imbauan dari Pemerintah. Untuk menunda berkumpul atau acara yang melibatkan banyak orang selama wabah Virus Corona,” ucapnya.

Tasili mengajak masyakarat OKI khususnya Kecamatan Pedamaran. Untuk patuh dan mengikuti semua imbauan dari Pemerintah.

“Untuk menikmati musik yang saya mainkan bisa ikuti melalui link berikut ini; https://www.youtube.com/watch?v=uYoSvogZRrk,” pungkas Tasili. ***

Komentari

Berita Terkait

Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya
Word Autism Awareness Day 2026 Ingatkan Pentingnya Kesadaran Masyarakat
Commuter Line Catat Sejarah, Angleb 2026 Capai 1,4 Juta Lebih Penumpang
Wihaji Sebut Bonus Demografi Picu Pengangguran Tinggi
Canggih, Ketepatan Waktu Keberangkatan KA Masa Angleb 2026 Capai 99.80 Persen
Pengprov TI Jabar Kirim Atlet Taekwondo ke Kejurnas Kaltim

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 21:41 WIB

Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Selasa, 14 April 2026 - 18:57 WIB

Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia

Senin, 13 April 2026 - 18:23 WIB

Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Senin, 13 April 2026 - 17:11 WIB

Word Autism Awareness Day 2026 Ingatkan Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 - 20:26 WIB

Commuter Line Catat Sejarah, Angleb 2026 Capai 1,4 Juta Lebih Penumpang

Berita Terbaru

General Manager Mobile Consumer Business Region Jawa Barat Telkomsel Anandoz Bangsawan saat menjelaskan cara mendaftar IndonesiaNEXT tahun ke-10 saat Road Show to Campus di ITB, Selasa (14/4/2026). PJ/Dok

FEATURED

Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Selasa, 14 Apr 2026 - 21:41 WIB