Disdik Jabar Terima DAK Fisik Rp1,2 Triliun

- Penulis

Senin, 7 Desember 2020 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Kurun waktu empat tahun, Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat mendapatkan Dana Alokasi Fisik (DAK) dari pemerintah pusat total Rp1,2 triliun. Dana tersebut dialokasikan untuk mendanai sarana dan prasarana sekolah yang menjadi prioritas pemerintah pusat.

Sekdisdik Jabar, Wahyu Mijaya mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana sekolah melalui DAK SMA Tahun 2017-2020.

“Bapak dan Ibu sudah berjuang sedemikian rupa di lapangan. Saya yakin di situ ada kesulitan, tapi semuanya bisa dilaksanakan dengan baik. Terima kasih atas kerja keras semua,” ucap Wahyu disela peluncuran film “Jabar Juara DAK Fisik SMA” di Hotel Aston Tropicana Bandung, Jumat (4/12/2020).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekdisdik meyakini, DAK fisik tersebut mampu memberikan manfaat bagi seluruh siswa di Jabar.

“Kalau kita punya Rp1,2 triliun yang sudah didistribusikan ke sekolah Jabar maka sudah banyak orang yang memanfaatkan (fasilitas) yang telah kita upayakan,” ungkapnya.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA) Disdik Jabar, Yesa Sarwedi menjelaskan, pembuatan film tersebut merupakan cara sosialisasi suksesnya pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana sekolah melalui DAK Fisik SMA Tahun 2017-2020.

“DAK fisik sudah dialokasikan untuk penyediaan prasarana pendidikan SMA, rehabilitasi prasarana pendidikan SMA, dan penyediaan sarana pendidikan SMA,” tuturnya.

Beberapa capaian implikasi DAK fisik, antara lain dibuatnya 1.729 jumlah ruang kelas baru, pembangunan 377 lab IPA baru, pembangunan 106 lab komputer baru, pembangunan 826 toilet baru untuk guru dan siswa, merehabilitasi 2.609 ruang kelas, merehabilitasi 57 ruang guru, menyediakan 334 alat tekonologi informasi komunikasi, 101 paket alat laboratorium IPA, 342 paket alat pendidikan serta 137 paket alat kesenian tradisional.

Menurutnya, Jabar menjadi provinsi yang paling tinggi besaran DAK fisiknya.

“Sebagai contoh, pada 2020 dari total DAK fisik nasional sebesar Rp2,7 triliun, sebesar Rp482 Miliar atau 17% dialokasikan untuk Jabar,” pungkasnya. Nizar Fadillah

Komentari

Berita Terkait

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

TP PKK Jabar resmi membuka Babak Penyisihan Wilayah I Lomba Paduan Suara

FEATURED

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Rabu, 15 Apr 2026 - 08:53 WIB