Dorong Smart City, bank bjb dan Pemkab Indramayu Luncurkan E-Retribusi QRIS

- Penulis

Kamis, 24 Juni 2021 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAMAYU, PelitaJabar – Bekerjasama dengan Pemkab Indramayu, bank bjb meluncukan program E-Retribusi QRIS dan Program Kruwcil Kabupaten Indramayu pada Kamis, (24/06/2021).

Program ini merupakan implementasi dari Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), yaitu upaya mengubah transaksi pendapatan dan belanja pemerintah daerah dari cara tunai menjadi non tunai berbasis digital. Tujuannya untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik dan meningkatkan potensi penerimaan pemda melalui pemanfaatan teknologi, inovasi produk, dan saluran distribusi.

E-Retribusi sendiri adalah yaitu layanan sistem transaksi yang dikembangkan oleh bank bjb yang memungkinkan wajib retribusi membayar kewajiban melalui seluruh channel bank bjb baik jaringan kantor maupun jaringan elektronik bank bjb.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudahan ini akan membantu nilai Indeks ETPD Kabupaten Indramayu yang sebelumnya ada posisi 18 dari seluruh Kota/Kabupaten di Jawa Barat berdasarkan penilaian BI Triwulan I 2021, menjadi lebih baik lagi.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, menjelaskan kerja sama dengan Pemkab Indramayu ini adalah upaya bank bjb untuk mendorong penerapan elektronifikasi di segala lini.

“Peluncuran inovasi transaksi ini akan memberikan kemudahan kepada masyarakat sekaligus mendorong niat baik Pemkab Indramayu dalam mengoptimalisasi pendapatan daerah. Langkah ini juga seturut dengan salah satu visi sinergi bank bjb untuk mendorong implementasi Smart City secara bertahap di berbagai daerah,” kata Widi.

Sementara Pemimpin Bank bjb Cabang Indramayu Asep W.Ismail, mengatakan E-Retribusi QRIS akan digunakan untuk transaksi di pasar, KIR, Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Puskesmas, dan sedekah atau infak di masjid.

“Sementara untuk Program Kruwcil sudah terealisasi total 313 debitur, terdiri dari 77 debitur di bank bjb dan 236 debitur di BPR,” tuturnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Bakti Artanta, mengapresiasi acara launching E-Retribusi dan Program Kruwcil di Kabupaten Indramayu sebagai langkah strategis dalam menyeimbangkan likuiditas perbankan yang overliquid karena kurangnya demand dari masyarakat, khususnya program Kruwcil sehingga ada keseimbangan suply and demand.

Sementara Bupati Indramayu, Nina Agustina menyebutkan peluncuran E-Retribusi melalui QRIS dan Program Kruwcil merupakan langkah awal yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh Kepala Dinas/OPD, camat dan seluruh komponen Pemkab Indramayu sesegera mungkin. ***

Komentari

Berita Terkait

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB