Dosen Penyebar Ujaran Kebencian Akui Memposting Untuk Mengingatkan agar Tak Ada People Power

- Penulis

Jumat, 10 Mei 2019 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Tersangka ujaran kebencian Solatun Dulah Sayuti yang memposting ujaran kebencian di Facebook, mengaku tak menyadari postingannya.

Saat ekspos di Gedung Ditreskrimsus Polda Jabar, tersangka mengatakan postingannya bertujuan mengingatkan agar tak terjadi people Power.

“Jadi tujuannya mengingatkan, agar tidak terjadi people power, namun kontennya saya akui beda dari maksud tujuan saya,” jelasnya, Jumat (10/5).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diakui Solatun, info people Power didapat dari Dua tulisan digrup. “Ada videonya juga,” jelasnya.

Dosen pasca sarjana perguruan tinggi swasta ini melanjutkan, tak mungkin melakukan adu domba di medsos.

“Saya kalau ngajar selalu minta mahasiswa saya cek ricek riricek di medsos, saya sekarang tidak melakukan itu,” tambahnya.

Dirinya khawatir dan takut jika polisi bentrok sama rakyat.

“Jangan sampai ini terjadi, ga mungkin saya membiarkan membentur kan people power,” ucapnya.

Dirinya tidak merasa apapun, namun siap dengan hukuman apapun.

“Ini kesalahan saya akui, saya perbaiki. Niat tidak ada, dalam postingan ini saya melihat kesiapan polisi, ada rasionalisasi polisi dengan rakyat, bahwa saya mengaku salah dalam hal ini dan meminta maaf,” pungkasnya. Rief

Komentari

Berita Terkait

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB