DPMD Garut Umumkan Pencairan Dana Desa Tahap 2, Berikut Persyaratannya

- Penulis

Minggu, 9 Juni 2024 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, PelitaJabar – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) mengumumkan persyaratan pencairan Dana Desa Tahap II Tahun Anggaran 2024.

Informasi ini tertuang dalam surat DPMD nomor 400.10.2.2/1712-DPMD yang dikeluarkan 28 Mei 2024. Surat DPMD tersebut, berisi persyaratan penyaluran Dana Desa Tahap II Tahun Anggaran 2024 sebagai panduan mengenai dokumen dan laporan yang harus disiapkan oleh pemerintah desa.

Berdasarkan surat tersebut, berikut adalah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemerintah desa di Kabupaten Garut :

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Laporan Realisasi Tahap I Tahun Anggaran 2024 Laporan ini harus mencakup semua pengeluaran dan realisasi penggunaan dana desa pada tahap pertama tahun 2024. Laporan ini juga harus diketahui oleh Pendamping Lokal Desa.

2. Laporan Realisasi Tahap I, II, dan III Tahun Anggaran 2023 Pemerintah desa harus melampirkan laporan realisasi penggunaan dana desa dari tahun anggaran sebelumnya, mencakup tiga tahap tersebut. Laporan ini juga harus mendapatkan verifikasi dari Pendamping Lokal Desa.

3. Dokumentasi Kegiatan Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2024 Dokumentasi ini harus memuat foto dan laporan kegiatan yang telah dilaksanakan dengan menggunakan dana desa pada tahap pertama tahun 2024.

4. Dokumentasi Realisasi Laporan BLT Tahap I (selama 6 Bulan) Selain laporan kegiatan, pemerintah desa juga harus menyediakan dokumentasi realisasi Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk tahap pertama selama enam bulan. Ini mencakup daftar penerima BLT dan bukti penyaluran dana.

5. Surat Permohonan Penyaluran DD Tahap II Tahun 2024 dari Kepala Desa Kepala Desa harus membuat surat resmi yang memohon pencairan Dana Desa Tahap II tahun 2024. Surat ini menjadi dokumen formal yang menunjukkan keseriusan dan kesiapan desa dalam menerima dan menggunakan dana tersebut.

6. Laporan Aset Desa Tahun 2023 dan Tahun 2024 Pemerintah desa harus melampirkan laporan aset desa yang mencakup tahun 2023 dan 2024. Laporan ini harus detail dan akurat, mencakup semua aset yang dimiliki oleh desa.

7. Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Kepala Desa yang diketahui oleh Camat , harus membuat surat pernyataan pertanggungjawaban atas penggunaan dana desa. Surat ini juga harus diketahui oleh Camat untuk memastikan bahwa pemerintah desa bertanggung jawab penuh atas penggunaan dana tersebut. Jang

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB