DPRD Jabar : Rencana Tata Ruang, Beberapa Daerah Rawan Bencana

- Penulis

Minggu, 21 Juli 2019 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Pembahasan Raperda Tata Ruang yang dibahas DPRD Jabar bersama Pemprov Jabar hingga saat ini masih terus berjalan. Bebebrapa hal yang perlu mendapat perhatian, salah satunya bencana alam.

“Regulasi dalam bentuk Perda, harus memperhatikan potensi bencana alam terutama dalam hal pemetaan rencana pemanfaatan tata ruang untuk kepentingan pembangunan,” jelas Imam Budi Hartono, Anggota Pansus Raperda tentang Tata Ruang, dalam keterangannya kepada media pekan ini.

Menurut Imam, rencana tata ruang yang dibuat oleh Pemprov. Jabar di beberapa titik lokasi, ternyata dari hasil kajian bersama Badan Penanggulangan Bencana ada daerah rawan potensi bencana alam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai gambaran, dalam Raperda tentang Tata Ruang, Pemprov. Jabar berencana menjadikan kawasan Tegalluar yang berlokasi di Kabupaten Bandung, dijadikan sebagai Ibukota Provinsi Jabar. Sementara dari hasil kajian, itu merupakan daerah rawan bencana alam,” tegasnya.

Demikian juga untuk peta yang dibuat untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) juga ada yang dirancang ditempatkan didaerah yang masuk dalam kategori berpotensi rawan bencana alam.

Karena itu. Pemprov. Jabar sebagai pengusul Raperda tentang Tata Ruang harus mengubah titik kordinat untuk lokasi yang dijadikan pemanfaatan tata ruang atau mengubah lokasi, sehingga desain pemanfaatan ruang tak ditempatkan di daerah yang berpotensi rawan bencana. Mal

Komentari

Berita Terkait

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata
Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi
Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:05 WIB

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:16 WIB

Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Berita Terbaru

Farhan saat Siskamling Siaga Bencana. PJ/Dok

FEATURED

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata

Sabtu, 10 Jan 2026 - 15:05 WIB

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB