DPRD Jabar Terima Tiga Raperda

- Penulis

Rabu, 22 Mei 2019 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat gelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Gubernur perihal 3 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Rabu (22/5).

Tiga Raperda tersebut meliputi Raperda Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman Tahun 2019-2039, Raperda tentang Penyelenggaraan Kesehatan, dan Raperda tentang Pendidikan Keagamaan.

Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil mengatakan, RP3KP Daerah Provinsi Jawa Barat merupakan penjabaran sektoral dalam bidang perumahan dan kawasan permukiman berdasarkan arahan pola ruang perencanaan spasial (RTRW Provinsi) serta perencanaan pembangunan (RPJP Provinsi).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, RP3KP Daerah Provinsi Jawa Barat fokus pada strategi penyediaan perumahan.

“Mewujudkan wilayah yang berfungsi sebagai lingkungan hunian dan tempat kegiatan yang mendukung perkehidupan dan penghidupan yang terencana, menyeluruh, terpadu, dan berkelanjutan” ujarnya.

Raperda Penyelenggara Kesehatan, menurut Emil merupakan bagian dari tanggungjawab Pemerintah Daerah Provinsi yang akan diwujudkan meliputi ketersediaan lingkungan fisik dan sosial yang sehat, ketersediaan fasilitas, sumberdaya, akses informasi edukasi dan pelayanan upaya kesehatan yang bermutu.

“Inilah yang kemudian akan dilakukan melaui inovasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, instansi terkait serta masyarakat” tegasnya.

Dikatakan, Raperda tentang Pendidikan Keagamaan sesuai dalam rumusan visi pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yaitu Jabar Juara Lahir Batin menempatkan pendidikan keagamaan sebagai komponen paling penting dan strategis.

Selain itu tujuan dari Raperda tersebut meliputi pendanaan, penguatan aspek kelembagaan, meningkatkan kapasitas SDM pendidik, meningkatkan kualitas peserta didik, dan profesionalitas serta akuntabilitas pengelolaan pendidikan keagamaan di Jawa Barat.

“Diharapkan terjalin sinergitas yang optimal dalam mendorong penyelenggaraan pendidikan keagamaan sesuai dengan kewenangannya masing-masing” tutupnya. Mal

Komentari

Berita Terkait

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB