Ema Minta Dishub Kota Bandung Tindak Tegas Pelanggar dan Terminal Bayangan

- Penulis

Senin, 6 Januari 2020 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Sekretaris Daerah Kota Bandung (Sekda), Ema Sumarna meminta Dinas Perhubungan semakin tegas menindak para pelanggar lalu lintas dan angkutan jalan. Hal itu agar para pengguna jalan bisa memperoleh layanan lalu lintas lebih baik lagi.

Penindakan dimaksud mengamankan trotoar bagi pejalan kaki dan menghilangkan terminal bayangan.

“Trotoar harus nyaman bagi pengguna jalan kaki. Setiap jalan juga harus sesuai peruntukan, berikan kenyamanan bagi pengendara,” ungkap Ema saat pengarahan kepada petugas pengatur lalu lintas dan ASN Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dinas Perhubungan Kota Bandung di Aula Mundinglaya, Dodikjur Rindam III/Siliwangi, Senin (06/01/2020).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pihaknya meminta hilangkan terminal bayangan. Karena berpengaruh pada kelancaran lalu lintas.

“Kalau ada preman, kita ada bantuan dari polisi begitu juga tentara. Petugas harus memiliki kepekaan, membantu berbagai titik yang menjadi pusat rawan lalu lintas,” tegasnya.

Setiap anggota Dishub Kota Bandung harus berpikir untuk memberikan rasan nyaman kepada warga, khususnya di bidang lalu lintas. Oleh karenanya, petugas Dishub Kota Bandung juga harus sigap.

“Dishub harus berpikir keras memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Seperti halnya pengaturan lalu lintas dan patroli yang lebih maksimal agar lebih tertib,” tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Ricky Gustiadi mengungkapkan, saat ini Dishub Kota Bandung memiliki sekitar 200 petugas. Idealnya sekitar 500 petugas.

“Di Bandung ini sekitar 330 titik persimpangan dengan lokasi dan kondisi yang berbeda. Kita harap jumlah PPL bisa bertambah untuk efektivitas bagi kenyamanan warga,” ujarnya.

Kendati demikian, Ricky memastikan, Dishub Kota Bandung terus berusaha mengoptimalkan jumlah personil yang ada. Salah satunya dengan meningkatkan kemampuan para personil yang ada.

Pada kegiatan pembekalan ini diikuti oleh 199 peserta berasal dari bidang Pengendalian Dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dishub Kota Bandung.

Pelaksanaan pada 2-7 Januari 2019. Sejumlah pemebekalan yang diberikan di antaranya pembentukan karakter, teknik pengaturan lalu lintas, pelatihan jasmani dan baris-berbaris. Mal

Komentari

Berita Terkait

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

TP PKK Jabar resmi membuka Babak Penyisihan Wilayah I Lomba Paduan Suara

FEATURED

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Rabu, 15 Apr 2026 - 08:53 WIB