Gandeng Cazbox by Mitranet Kelola Stunting, DP2KBP3A Boyolali Raih Penghargaan BKKBN RI

- Penulis

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, PelitaJabar – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Boyolali meraih penghargaan dari Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Penghargaan tersebut karena  keberhasilannya meraih juara 1 dalam Implementasi Audit Kasus Stunting untuk 5 PASTI (AKSI PASTI) Seri I dan II Tahun 2024 di acara “Gebyar Apresiasi Penghargaan dan Lomba pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tahun”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Platform Digital Dashboard Manajemen Stunting oleh Cazbox.

Platform ini terdiri dari aplikasi ponsel untuk distribusi tunjangan komunikasi dan laporan hasil kunjungan Tenaga Pendamping Keluarga (TPK), serta pengelolaan portal monitoring untuk manajemen Dinas yang memfasilitasi proses analisa data sekaligus evaluasi yang membantu proses pengelolaan program stunting.

Pada tahun 2023, Cazbox bersama DP2KBP3A Kabupaten Boyolali merilis platform digital pengelolaan stunting dengan nama “Aplikasi Laporan TPK Kab. Boyolali”.

Dengan aplikasi ini, DP2KBP3A Kabupaten Boyolali mampu memonitor dan mengelola data stunting dengan lebih baik, memastikan intervensi yang tepat sasaran, dan memberikan tunjangan komunikasi kepada kader TPK secara tepat waktu.

Pengelolaan portal memungkinkan manajemen Dinas melakukan analisa dan evaluasi secara komprehensif, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan data yang akurat.

dr. Ratri S. Survivalina, MPA selaku kepala DP2KBP3A Boyolali, menyatakan, penghargaan ini merupakan bukti nyata dedikasi kami dalam mendukung program percepatan penurunan dan pencegahan stunting.

“Kolaborasi dengan Cazbox telah memberikan kami fasilitas pengelolaan data yang sangat berguna untuk memantau dan mengelola data stunting, sehingga kami dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dan cepat. dalam memberikan solusi atas permasalahan stunting di masyarakat”ucapnya belum lama ini.

Sementara Didik Budi Santoso, Direktur Utama PT Metra-Net, menyampaikan apresiasinya dan bangga dapat berkontribusi dalam program penanganan stunting melalui teknologi digital.

“Kami berharap platform ini terus membantu Pemkab Boyolali dan daerah lainnya dalam mengurangi stunting secara signifikan,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Commuter Line Catat Sejarah, Angleb 2026 Capai 1,4 Juta Lebih Penumpang
Wihaji Sebut Bonus Demografi Picu Pengangguran Tinggi
Canggih, Ketepatan Waktu Keberangkatan KA Masa Angleb 2026 Capai 99.80 Persen
Pengprov TI Jabar Kirim Atlet Taekwondo ke Kejurnas Kaltim
Telkomsel Jabar Catat RAFI 2026 Payload Trafik Data Capai 5,82 Petabyte
Selama Angleb 2026, Stasiun Bandung Catat Penumpang Tertinggi
Dana Terbatas, NPCI Kota Bandung Lapor DPRD
MyRepublic Indonesia Dorong Percepatan Akses Digital di Tanah Air, Begini Strateginya

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 20:26 WIB

Commuter Line Catat Sejarah, Angleb 2026 Capai 1,4 Juta Lebih Penumpang

Jumat, 10 April 2026 - 18:36 WIB

Wihaji Sebut Bonus Demografi Picu Pengangguran Tinggi

Kamis, 9 April 2026 - 23:46 WIB

Canggih, Ketepatan Waktu Keberangkatan KA Masa Angleb 2026 Capai 99.80 Persen

Kamis, 9 April 2026 - 15:08 WIB

Pengprov TI Jabar Kirim Atlet Taekwondo ke Kejurnas Kaltim

Kamis, 9 April 2026 - 11:44 WIB

Telkomsel Jabar Catat RAFI 2026 Payload Trafik Data Capai 5,82 Petabyte

Berita Terbaru

Menteri Wihaji saat memberikan kuliah umum di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. PJ/Dok

FEATURED

Wihaji Sebut Bonus Demografi Picu Pengangguran Tinggi

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:36 WIB

Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Jabar, menurunkan 32 atlet untuk mengikuti Kejurnas di Samarinda. PJ/Joel

FEATURED

Pengprov TI Jabar Kirim Atlet Taekwondo ke Kejurnas Kaltim

Kamis, 9 Apr 2026 - 15:08 WIB