Stunting Jadi Tantangan Wujudkan Indonesia Emas 2045

- Penulis

Kamis, 26 Juni 2025 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEPOK, PelitaJabar – Masih tingginya angka stunting, menjadi tantangan mewujudkan Indonesia Emas 2045. Tak hanya itu, data Unicef 2021 menunjukkan, 20,9 persen anak-anak Indonesia kehilangan figur ayah, yang disebabkan perceraian, kematian atau pekerjaan ayah yang jauh dari keluarga, juga kendala tersendiri.

“Meski prevalensi stunting Jabar sebesar 5,8 persen, berhasil menurunkan prevalensi nasional dari 21,5 persen menjadi 19,8 persen, masih di bawah target nasional sebesar 18 persen. Momentum Harganas ke-32 ini, quick wins masih menjadi pesan utama. Dan Pembangunan harus dimulai dari keluarga untuk mewujudkan keluarga tenteram, mandiri, bahagia untuk Indonesia Maju,” beber Staf Ahli Bidang Hukum Kelembagaan dan Reformasi Birokrasi Kemendukbangga Viktor Hasiholan Siburian saat puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 di Alun-alun kawasan Grand Depok City Rabu 25 Juni 2025.

Dikatakan, tingginya angka stunting di Indonesia menjadi tantangan tersendiri untuk mewujudkan generasi sehat, cerdas dan kuat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain itu, fenomena ketidakhadiran figur ayah dalam kehidupan anak, baik secara fisik, emosional, maupun psikologis dikenal dengan istilah fatherless, juga tantangan tersendiri,” imbuh Viktor.

Namun dia mengapresiasi Perwakilan Kemendukbangga Jawa Barat yang mengemas konsep Harganas dalam empat pilah bakti Bangga Kencana.

“Ini menjadi inspirasi dan contoh bagi provinsi dan juga kabupaten kota yang ada di Indonesia. Dengan begitu, apa yang menjadi tujuan dapat tercapai, yakni menciptakan keluarga yang berkualitas dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.” pungkasnya seraya mengajak seluruh unsur meningkatkan partisipasi menjadi orang tua asuh untuk penurunan dan pencegahan stunting.

Hadir Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jabar Farabi el Fouza A Rafiq, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, Sekretaris sekaligus Pelaksana Harian (Plh) Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat Kukuh Dwi Setiawan, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Depok Siti Barkah Hasanah, ***

Komentari

Berita Terkait

Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya
Word Autism Awareness Day 2026 Ingatkan Pentingnya Kesadaran Masyarakat
Commuter Line Catat Sejarah, Angleb 2026 Capai 1,4 Juta Lebih Penumpang
Wihaji Sebut Bonus Demografi Picu Pengangguran Tinggi
Canggih, Ketepatan Waktu Keberangkatan KA Masa Angleb 2026 Capai 99.80 Persen
Pengprov TI Jabar Kirim Atlet Taekwondo ke Kejurnas Kaltim

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 21:41 WIB

Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Selasa, 14 April 2026 - 18:57 WIB

Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia

Senin, 13 April 2026 - 18:23 WIB

Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Senin, 13 April 2026 - 17:11 WIB

Word Autism Awareness Day 2026 Ingatkan Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 - 20:26 WIB

Commuter Line Catat Sejarah, Angleb 2026 Capai 1,4 Juta Lebih Penumpang

Berita Terbaru

General Manager Mobile Consumer Business Region Jawa Barat Telkomsel Anandoz Bangsawan saat menjelaskan cara mendaftar IndonesiaNEXT tahun ke-10 saat Road Show to Campus di ITB, Selasa (14/4/2026). PJ/Dok

FEATURED

Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Selasa, 14 Apr 2026 - 21:41 WIB