BANDUNG, PelitaJabar – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan pelaksanaan malam takbiran bagi warga Muhammadiyah di Kota Bandung berlangsung khidmat dan tertib.
Dikatakan, keluarga besar Muhammadiyah di Kota Bandung menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 20 Maret 2026. Dengan demikian, malam ini langsung memasuki malam takbiran tanpa pelaksanaan salat tarawih.
“Untuk yang merayakan Idulfitri tanggal 20 Maret, kami mengucapkan selamat Idulfitri, taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin,” kata Farhan saat meninjau Masjid Mujahidin Kota Bandung, Kamis 19 Maret 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Farhan mengaku akan mengikuti takbiran dua kali. Malam ini ia ikut bertakbir bersama warga Muhammadiyah. Sedangkan esok hari takbiran menjelang Idulfitri versi pemerintah.
“Jadi dua kali takbiran, tapi besok saya masih puasa Insha Allah akan dijaga,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama. Karena pada saat yang sama, umat Hindu tengah menjalankan Hari Raya Nyepi, sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengimbau agar takbiran malam ini tidak dilakukan dengan pawai.
“Ini bagian dari Bhinneka Tunggal Ika. Kita menghormati saudara-saudara kita yang sedang menjalankan Nyepi. Jadi malam ini tidak ada pawai,” tegasnya.
Sementara Wakil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Dikdik Dahlan menyampaikan, pelaksanaan Salat Idulfitri akan digelar di berbagai titik di Kota Bandung.
“Di Kota Bandung, tercatat ada sekitar 56 masjid yang akan menyelenggarakan Salat Id,” pungkasnya. ***








