Indah Soekotjo : Penampilan Bukan Tentang Baju, Namun Empat Kriteria Ini

- Penulis

Jumat, 4 Desember 2020 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Penampilan bukan tolok ukur akal budi seseorang. Tetapi penampilan lebih dulu berbicara sebelum sepatah kata keluar dari bibir kita.

Demikian Ketua Konsorsium Pengembangan Kepribadian Indonesia di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI), Indah Soekotjo dalam talkshow bertajuk “Penampilan dan Etika Pergaulan dalam Berorganisasi”.

Menurutnya, penampilan sangat penting dalam pergaulan berorganisasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penampilan itu bukan tentang baju, tapi ada empat kriteria,” ungkapnya saat kegiatan yang digagas Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) secara virtual dari Aula Tikomdik Jabar, Kantor Disdik Jabar, Jln. Dr. Rajiman No. 6 Kota Bandung, Selasa (1/12/2020).

Pertama, personal grooming (penampilan diri). Seseorang, harus memperhatikan penampilan sedetail mungkin. Penampilan diri meliputi kebersihan, kesehatan, keserasian, dan kerapian. Kedua, busana.

“Cara kita berbusana menunjukkan rasa hormat kita kepada orang yang kita temui dan tempat yang kita kunjungi,” ucapnya.

Ketiga, yakni komunikasi. Putri Pelajar Indonesia tahun 1976 itu menuturkan, cara komunikasi nonverbal sangat mempengaruhi penampilan.

“Cara duduk, berjalan, dan tersenyum itu sebuah penampilan. Enggak ada istilah ‘bawaan orok’. Semua kita yang buat,” tuturnya.

Terakhir etika atau sopan santun. Tanpa sopan santun, takkan ada hubungan baik yang terjalin.

“Selama Allah masih memberi umur, selama itu pula kita harus mengembangkan diri,” tegasnya.

Selain Indah, pemateri dalam talkshow tersebut adalah Bunda Literasi Jabar, Atalia Praratya.

Ketua DWP Disdik Jabar, Lutfi Erlita Dedi Supandi menjelaskan, talkshow ini merupakan rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 DWP Jabar.

Ia berharap, talkshow tersebut mampu meningkatkan sumber daya manusia di organisasi DWP Disdik Jabar, khususnya bisa diamalkan dalam berorganisasi.

“Karena, penampilan diri dan etika memiliki peran yang penting,” ujarnya dihadapan 750 peserta yang hadir secara virtual.

Peserta terdiri dari seluruh Pengurus DWP Provinsi Jabar dan DWP Disdik Jabar, Koordinator DWP Cabang Dinas Pendidikan (KCD) serta Pengurus Tim Penggerak PKK Jabar dan masyarakat. Nizar Al Fadillah

Komentari

Berita Terkait

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

FEATURED

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:20 WIB