Jangan Malas, Ayo Cek Kesehatan di Puskesmas Gratis Lho

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Warga Kota Bandung diimbau untuk mengecek kesehatan gratis di seluruh puskesmas sebagai langkah konkret deteksi dini penyakit tidak menular. Selain mengurangi beban biaya pengobatan jangka panjang, program ini bagian dari Universal Health Coverage (UHC).

“Silakan datang ke puskesmas terdekat. Tidak perlu puskesmas yang jadi faskes BPJS. Ada jalur khusus, tidak dicampur dengan pasien umum. Cukup bilang mau ikut program cek kesehatan gratis,” terang Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam dalam dialog publik RRI Bandung dan Radio Sonata yang dihadiri Wakil Wali Kota Bandung, Erwin Rabu, 9 Juli 2025.

Soni memastikan, pemeriksaan ini gratis dan terbuka bagi siapa saja, termasuk mereka yang bukan pemegang KTP Bandung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebutkan, biaya pengobatan lanjutan untuk penyakit yang terdeteksi akan tetap ditanggung dalam skema BPJS Kesehatan dan UHC, sepanjang  prosedur yang berlaku.

Sedangkan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menambahkan, kesehatan masyarakat adalah bentuk nyata ibadah sosial dalam menjalankan amanah pemerintahan.

“Saya selalu bilang ke ASN, jabatan itu alat menuju surga. Maka kita harus gunakan untuk membantu masyarakat. Fasilitas ini sudah disiapkan pemerintah, ayo manfaatkan,” ujarnya.

Pemerintah berupaya keras mempertahankan status UHC di Kota Bandung agar seluruh lapisan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan setara.

“Kita ingin seluruh warga Bandung sehat, bahagia, produktif. Karena tanpa kesehatan, segalanya tak ada artinya,” ucapnya.

Pemkot Bandung merencanakan pengembangan layanan ini melalui jemput bola ke kewilayahan serta kolaborasi dengan posyandu, komunitas, dan pusat kegiatan masyarakat. ***

Komentari

Berita Terkait

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB