Jenguk Pasien DBD, Tedy Minta Dinkes Kota Bandung Lakukan Sosialisasi

- Penulis

Senin, 1 April 2024 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENGUK : Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan A.T., M.M., saat menjenguk salah satu pasien DBD disela monitoring kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung, Senin 1 April 2024. Nuzon/Humpro DPRD Kota Bandung.

 

BANDUNG, PelitaJabar – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan A.T., M.M., menjenguk pasien DBD yang sedang dirawat di rumah sakit daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya juga mengapresiasi tenaga kesehatan yang telah bekerja keras menangangi kasus DBD di Kota Bandung yang tengah meningkat signifikan.

“Semoga tenaga kesehatan di RSUD Kota Bandung diberikan kesehatan dan kesabaran, di tengah meningkatnya kasus DBD di Kota Bandung,” katanya disela monitoring kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung, Senin 1 April 2024.

Berdasarkan data RSUD Kota Bandung, kasus DBD selama tahun 2023 yakni 340 kasus dengan angka kematian satu orang. Sementara itu, hingga 1 April 2024, tercatat ada 247 kasus dengan angka kematian 6 orang.

Tedy berharap angka kematian akibat kasus DBD dapat ditekan. Termasuk dengan dorongan dari tim khusus yang dibuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung untuk meminimalisir penyebaran DBD ditengah masyarakat.

“Gejala DBD tahun ini mengalami beberapa perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya. Ini perlu disosialisasikan terus, agar masyarakat semakin aware dan segera ke faskes jika ada anggota keluarga di rumahnya yang mengalami gejala tersebut,” ucapnya.

Direktur Utama RSUD Kota Bandung, Nita Kurniati Somantri menuturkan, saat ini pasien dari DBD kebanyakan anak-anak, sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam perawatan.

“Kami juga kekurangan tenaga kesehatan ketika melakukan perawatan, karena ada ruangan khusus yang membutuhkan perawat khusus,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia
Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung
Tagih Honor, Plt Ketua Muaythai “Adukan Kemana Saja Saya Tak Gentar”
Daop 2 Sukses Gelar Angkutan NATARU Zero Accident
Harapan Dada Rosada untuk Koperasi Pena Karya Balarea
Member Yogya & Alfamart Diskon 20 Persen di Panghegar Waterboom
DPMPTSP Kota Bandung Optimis Target Investasi 2026 Rp 11 Triliun Lebih Tercapai
Tahun Baru di Bandung Sisakan Sampah 95 Meter Kubik

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:31 WIB

Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:34 WIB

Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung

Senin, 5 Januari 2026 - 17:14 WIB

Tagih Honor, Plt Ketua Muaythai “Adukan Kemana Saja Saya Tak Gentar”

Senin, 5 Januari 2026 - 14:37 WIB

Daop 2 Sukses Gelar Angkutan NATARU Zero Accident

Sabtu, 3 Januari 2026 - 22:21 WIB

Member Yogya & Alfamart Diskon 20 Persen di Panghegar Waterboom

Berita Terbaru

PT Pos Indonesia dan PT Rumah Tani Indonesia berkolaborasi dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia. PJ/Dok

EKONOMI

Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:31 WIB

TEKNOLOGI

BMKG Percayakan Len Terkait Cuaca saat Nataru 2026

Selasa, 6 Jan 2026 - 21:27 WIB

Tampak para penumpang KA saat moment Nataru 2026. PT KAI Daop 2 Bandung mencatat kesuksesan pelaksanaan angkutan NATARU 2026 dengan Zero Accident atau tanpa kecelakaan kereta api. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Sukses Gelar Angkutan NATARU Zero Accident

Senin, 5 Jan 2026 - 14:37 WIB