Kadisdik Jabar : PPDB Tahun Ini Berbeda

- Penulis

Kamis, 11 Februari 2021 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat (Jabar) tahun 2021 berbeda dengan sebelumnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dedi Supandi menjelaskan, ada beberapa perbedaan antara PPDB tahun ini dengan tahun sebelumnya.

“Secara umum, ada beberapa perbedaan dengan PPDB tahun sebelumnya. Kita masih dalam tahap penyusunan petunjuk teknis dan perubahan Peraturan Gubernur tentang PPDB,” jelas Kadisdik saat Teras (Temu Aspirasi Masyakarat Pendidikan dan Sekolah) Radjiman 6, di Aula Ki Hajar Dewantara Kantor Disdik Jabar, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Rabu (10/2/2021).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertama, dari kepanitiaan tahun ini, ketua panitia PPDB SMA, SMK, dan SLB di Jabar adalah kepala cabang dinas pendidikan di seluruh wilayah I-XIII.

“Untuk cabang dinas pendidikan yang saat ini dikepalai oleh pelaksana tugas (Plt.), dalam waktu dekat posisi tersebut akan diisi oleh pejabat definitif yang akan ditunjuk Februari ini,” ujarnya.

Selanjutnya penyertaan sekolah swasta dalam proses pendaftaran PPDB 2021. Nantinya, peserta didik yang mendaftar pada PPDB 2021 tak hanya memilih sekolah negeri, tapi juga harus memilih sekolah swasta.

“Evaluasi tahun kemarin hanya 41% siswa SMP dan MTs. di Jabar yang diterima di sekolah negeri. Dengan jumlah sekolah swasta yang mencapai 4 ribuan, tahun ini saya harap swasta bisa masuk dalam sistem PPDB,” tambahnya.

Selain itu, penyertaan nilai rapor. Salah satu persyaratan PPDB 2021 adalah melampirkan nilai rapor siswa dari semester I hingga V.

Yang lainnya adalah jalur masuk bagi siswa/anak berkebutuhan khusus (ABK). “Jika tahun lalu kuota ABK termasuk dalam jalur zonasi, tahun ini kuota tersebut masuk jalur afirmasi,” jelas Kadisdik.

Meski demikian, masih terdapat beberapa persamaan antara PPDB tahun ini dengan tahun sebelumnya. Yakni, jalur zonasi, afirmasi, perpindahan serta prestasi dilaksanakan dua tahap dan pendaftaran dioptimalkan secara daring. Mal

Komentari

Berita Terkait

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang
Edwin Senjaya Beberkan Faktor Ini Bikin Indonesia Lemah
PB PSTI Keluarkan Surat Penundaan Musprov Jabar
Saat Bupati Genjot Wisata Garut, Disdik Justru Gelar Euforia di Yogyakarta
Koni Jabar Belum Terima Tembusan Rekomendasi PB PSTI

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:05 WIB

TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:29 WIB

Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:43 WIB

Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:29 WIB

Edwin Senjaya Beberkan Faktor Ini Bikin Indonesia Lemah

Berita Terbaru

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB

Komisi III DPRD Kota Bandung bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) menggelar raker membahas sejumlah agenda dan evaluasi program tahun 2025. Foto Cipt/Humaspro

FEATURED

Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung

Sabtu, 17 Jan 2026 - 19:29 WIB

Kang Edwin Senjaya berpose bersama para kader TPK usai menjadi narasumber. Foto Cipta/Humaspro

FEATURED

Edwin Senjaya Beberkan Faktor Ini Bikin Indonesia Lemah

Sabtu, 17 Jan 2026 - 08:29 WIB