Keracunan MBG, Radea Tinjau SMPN 35 Bandung

- Penulis

Selasa, 6 Mei 2025 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TINJAU : Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Assoc. Prof. Dr. H. Radea Respati Paramudhita, S.H., M.H., meninjau SMPN 35 Bandung terkait laporan keracunan MBG, Kamis, 1 Mei 2025. Satria A./DPRD Kota Bandung.

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BANDUNG, PelitaJabar — Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Assoc. Prof. Dr. H. Radea Respati Paramudhita, S.H., M.H., mengatakan, dugaan keracunan makanan menu program MBG terhadap siswa SMPN 35 Bandung berjumlah signifikan.

“Setelah bertemu Kepala SMPN 35 Bandung, Ibu Dewi, beliau sangat responsif, menjelaskan dari awal sampai akhir. Bahwa betul adanya dugaan keracunan makanan, namun semua tetap dilakukan penanggulangan cepat oleh pihak terkait termasuk Dinas Kesehatan, puskesmas, termasuk guru-guru bekerja sama supaya betul-betul bisa mendata dan mewawancara dan akhirnya bisa ditarik kesimpulan,” ungkap Radea saat meninjau SMPN 35 Bandung 1 Mei 2025.

Radea mengapresiasi pihak sekolah yang telah responsif menanggulangi dugaan keracunan ini.

“Sebagai Anggota DPRD, saya ingin memastikan bahwa pasti ada kejanggalan dalam melakukan pelayanan Makan Bergizi Gratis, sehingga harus betul-betul dikoreksi, jangan sampai kembali terjadi karena ini menyangkut generasi muda kita,” katanya.

Dia menekankan langkah evaluasi untuk mengcegah peristiwa ini terulang di kemudian hari.

“Hari ini muncul gejala keracunan mual dan diare. Tetapi tidak menutup kemungkinan bila tidak ada koreksi yang baik nanti bisa muncul risiko-risiko yang lebih buruk lagi. Maka ini harus kita jaga betul-betul,” tambahnya.

Ia meminta sekolah untuk memastikan apabila ada hal-hal yang kurang, yang dibutuhkan, maka DPRD bisa mendorong Pemkot Bandung dalam penanggulangan ini.

“Misalnya mendorong distribusi obat-obatan, oralit, dan lain sebagainya, sehingga nanti hari besok anak-anak bisa bersekolah kembali. Untuk orang tua, ini hal yang tidak diinginkan oleh pihak sekolah dan pemerintah, sehingga harus ada kesabaran dan bersama-sama untuk menuntaskan masalah ini,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

TP PKK Jabar resmi membuka Babak Penyisihan Wilayah I Lomba Paduan Suara

FEATURED

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Rabu, 15 Apr 2026 - 08:53 WIB