CIREBON, PelitaJabar – Karena dinilai aktif memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada para Pekerja Migran Indonesia (PMI) perempuan, bank bjb meraih penghargaan bidang Edukasi PMI Perempuan dari Kemenko Perekonomian RI.

Penghargaan diterima oleh Ofik Taufik Robiyana, Pemimpin bank bjb KC Cirebon, yang mewakili bank bjb.
Selain itu, bank bjb juga berperan sebagai narasumber sesi sharing dengan topik “Edukasi PMI Perempuan dan Layanan bank bjb”, yang disampaikan oleh Ruli Umbara dari Sentra UMKM/PESAT.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Asisten Deputi Peningkatan Inklusi Keuangan Kemenko Perekonomian Erdiriyo mengapresiasi bank bjb yang dinilai konsisten mendukung peningkatan akses keuangan bagi perempuan dan PMI.
“Melalui program PESAT (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu), bank bjb aktif memberikan pembinaan dan pelatihan kepada calon PMI, PMI aktif, maupun purna PMI, agar mampu mengelola keuangan secara mandiri dan produktif,” ujarnya usai Diseminasi Data Nasional Terpilah Gender (DNTG) dan Inovasi Layanan Inklusi Perempuan yang diselenggarakan oleh Kemenko Perekonomian RI, di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati, Kota Cirebon, Jumat, 31 Oktober 2025.
Program ini juga menjadi wujud nyata dukungan bank bjb terhadap pemerataan pembangunan ekonomi serta pemberdayaan perempuan di daerah.
Selain edukasi, bank bjb juga menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan yang dapat diakses oleh PMI, seperti Tabungan, DPLK (bjb SIAP), DIGI bank bjb, Transaksi Luar Negeri, Pembiayaan, serta Literasi Keuangan.
bank bjb secara berkelanjutan terus memperluas inklusi keuangan dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan (sustainability) dan tanggung jawab sosial (social responsibility).
Peningkatan literasi keuangan bagi kelompok perempuan dan PMI menjadi bagian dari strategi jangka panjang bank bjb.
“bank bjb percaya, inklusi keuangan yang merata akan menjadi fondasi penting bagi Corporate Secretary pembangunan ekonomi nasional yang tangguh dan berkelanjutan. Kami akan terus berperan aktif mendukung pemerintah dalam upaya mewujudkan keuangan inklusif bagi semua lapisan masyarakat,” ujar Herfinia, Corporate Sekretari bank bjb.
Hadir Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, SP., M.M., serta perwakilan dari Bank Syariah Indonesia (BSI), PNM, Pegadaian Syariah, Mercy Corps Indonesia (MCI), dan World Woman Bank (WWB). ***









