Leoda : Koni Sangat Support, Malu Kalau Nggak Dapat Emas

- Penulis

Rabu, 18 Agustus 2021 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Sosok ayah bernama Herman Kamal dimata gadis manis ini sangatlah berarti.

Betapa tidak. Ayahnya adalah orang pertama yang memperkenalkan olahraga anggar. Sehingga sampai saat ini anggar menjadi ladang prestasi bagi seorang gadis yang bernama lengkap Leoda Lundy Winona ini.

“Ya kang. Ayah saya yang pertama memperkenalkan anggar. Waktu itu ada kejuaraan anggar dan ayah ngajak saya nonton. Enak juga nonton olahraga ini. Olahraganya unik dan apalagi memakai senjata,” kata Leoda kepada PJ Rabu (18/08/2021).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Leoda yang terlahir 11 September ini menceritakan, sejak pertama di ajak nonton, membuat dirinya tertarik dengan anggar.

Kini anggar yang dikenal sejak tahun 2009 ini tidak hanya sekedar hobi, namun lebih dari itu, dia menganggap anggar adalah jalur untuk meraih prestasi di dunia olahraga. Ibunya Srie S Jemin pun juga mendukung dan sering mengantar ke tempat latihan.

Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua adalah ajang multi event yang sekarang ada di depan mata.

Leoada pun saat ini tergabung pula dalam Pemusatan Latihan Daerah  (Pelatda) PON. Bermain dalam nomor Floret Putri di perorangan dan beregu.

“Main di dua nomor nanti di PON. Doakan mudah-mudahan bisa bawa pulang medali emas. Doakan ya,” pinta Leoda yang tinggal di Jalan Banjarsari 12 No.1 Antapani Bandung.

Keseriusan dan disiplin dalam latihan bisa jadi  ini akan menjadi modal besar bagi  Leoda untuk mewujudkan  impian medali emasnya.

Pelaksanaan latihan secara sentralisasi sudah berjalan. Antara tempat latihan dan mess pun tak berjarak jauh.

“Jadi mudah untuk melakukan latihan dan tempat latihan dan mess cukup dekat,” kata penyuka makanan Nusantara ini.

Mengaku tampil sehari – hari dengan pakaian biasa saja, yenting nyaman dipakai ini, Leoda bangga karena dukungan tidak hanya datang dari orang tua dan pelatih, namun KONI Jabar pun memberikan perhatian lebih.

“Saya tidak hanya mendapatkan dukungan dari pelatih dan teman dekat saja. Tapi saya juga sampaikan rasa terimakasih kepada KONI Jabar yang mendukung walau dalam keadaan sulit di masa Pandemi. Tentunya malu kalau gak dapat medali emas di Papua, doakan ya,” tukasnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Pangdam III/Slw Sebut Dunia Usaha Berkontribusi Ciptakan Stabilitas Nasional
Fokus Keselamatan Penumpang, Manajemen Daop 2 Periksa Lintas Wilayah
Ga Perlu Khawatir, Pakan & Gaji Pekerja Kebon Binatang Bandung Aman
Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:59 WIB

Pangdam III/Slw Sebut Dunia Usaha Berkontribusi Ciptakan Stabilitas Nasional

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:52 WIB

Fokus Keselamatan Penumpang, Manajemen Daop 2 Periksa Lintas Wilayah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:55 WIB

Ga Perlu Khawatir, Pakan & Gaji Pekerja Kebon Binatang Bandung Aman

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB