Lima Ungkapan Paling Populer Sepanjang Zaman

- Penulis

Rabu, 10 Juli 2024 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ilustrasi bola.net

foto ilustrasi bola.net

Quote Evergreen adalah ungkapan yang diambil dan dipopulerkan dalam kehidupan sehari-hari dan berlaku sepanjang waktu dalam bentuk senda-gurau atau basa-basi.

Diungkapkan dalam berbagai tujuan, bisa menyindir untuk menyampaikan suatu pandangan, hiburan ringan seperti berupa meme; karikatur dengan ilustrasi dan petikan ungkapan-ungkapan singkat dan lain sebagainya.

Bahasa formal dirasa butuh inovasi dalam menggambarkan gagasan, banyak orang, khususnya generasi muda menuangkan idenya dalam bentuk ungkapan-ungkapan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut penulis pilih lima ungkapan paling populer bersifat berlaku sepanjang zaman yang tentunya dapat menginspirasi siapa saja.

  1. Mungkin dia lelah

Kesibukan, aktivitas, atau kebiasaan sehari menjadi alasan ungkapan ini muncul. Agar tidak semata menjamur dan menjadi penyakit dalam diri serta terbebani lantaran merasa lelah dalam menjalani hidup maka diungkapkan lah berupa kata-kata. Terbukti, pikiran ruwet dan persoalan yang mendera yang tidak kunjung usai seiring berjalannya kehidupan, tidak sepenuhnya terselesaikan, namun mungkin akan terasa lebih ringan dan tersalurkan ke arah yang bersifat kreatif.

  1. Di situ kadang saya merasa sedih

Bersumber dari pengakuan seorang Polwan bukan di Mojokerto, namun di Jawa Barat, ketika bertugas mendapati ibu-ibu yang harus berjuang merawat anaknya, selain menyusui namun juga harus bekerja. Terbersitlah rasa iba di dalam hati Polwan tersebut rasa sedih. Ia pun mengungkapkannya dan kemudian viral di sosial media.

  1. Kamu mah enak, ganteng

Ungkapan ini biasa dalam konteks sulitnya mendapat kesempatan bekerja karena tidak ganteng atau dalam persaingan dalam mendapatkan pasangan atau pengaruh orang-orang. Intinya ungkapan ini menunjukkan kerendahan kualitas kegantengan diri. Merasa diri jelek, namun tidak ingin kalah dari yang lain yang diterima bekerja, si doi menyindir dengan ungkapan tersebut dengan memperbandingkan diri yang tidak seberuntung paras lawan atau rivalnya yang lebih rupawan.

  1. Aku mah apa atuh

Masih menggunakan logat Sunda (mah), ungkapan ini menunjukkan kesederhanaan seseorang terhadap orang lain khususnya pasangannya. Memperbandingkan keterbatasan diri dengan pasangannya yang memiliki standar hidup tinggi.

  1. Tenggelamkan

Ada kapal asing yang mencuri ikan di laut Indonesia, lantaran terlampau sering terpergok dan dirasa merugikan, Susi Pujiastuti, yang menjabat Menteri Perikanan presiden Jokowi kabinet Indonesia Bersatu secara tegas dan singkat mengatakan, “tenggelamkan!”

Sontak, ungkapan petinggi negara itu viral dengan gambar beliau sebagai latarnya.

Lalu netizen yang mengedit gambar beliau seperti dibuat sedang memakai kacamata dan dipampang dibaliho besar dengan berbagai persoalan selain terkait perikanan dan kelautan, seperti korupsi, dan berbagai persoalan lainnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung
Tagih Honor, Plt Ketua Muaythai “Adukan Kemana Saja Saya Tak Gentar”
Daop 2 Sukses Gelar Angkutan NATARU Zero Accident
Harapan Dada Rosada untuk Koperasi Pena Karya Balarea
Member Yogya & Alfamart Diskon 20 Persen di Panghegar Waterboom
DPMPTSP Kota Bandung Optimis Target Investasi 2026 Rp 11 Triliun Lebih Tercapai
Tahun Baru di Bandung Sisakan Sampah 95 Meter Kubik
Dinilai Terbuka Kelola ZIS, BAZNAS Sabet Predikat Informatif

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:34 WIB

Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung

Senin, 5 Januari 2026 - 17:14 WIB

Tagih Honor, Plt Ketua Muaythai “Adukan Kemana Saja Saya Tak Gentar”

Senin, 5 Januari 2026 - 14:37 WIB

Daop 2 Sukses Gelar Angkutan NATARU Zero Accident

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:59 WIB

Harapan Dada Rosada untuk Koperasi Pena Karya Balarea

Sabtu, 3 Januari 2026 - 22:03 WIB

DPMPTSP Kota Bandung Optimis Target Investasi 2026 Rp 11 Triliun Lebih Tercapai

Berita Terbaru

TEKNOLOGI

BMKG Percayakan Len Terkait Cuaca saat Nataru 2026

Selasa, 6 Jan 2026 - 21:27 WIB

Tampak para penumpang KA saat moment Nataru 2026. PT KAI Daop 2 Bandung mencatat kesuksesan pelaksanaan angkutan NATARU 2026 dengan Zero Accident atau tanpa kecelakaan kereta api. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Sukses Gelar Angkutan NATARU Zero Accident

Senin, 5 Jan 2026 - 14:37 WIB

Para pengurus dan anggota Koperasi Karya Pena Balarea berpose bersama dengan Dada Rosada dan Ketua Dekopin Kota Bandung usai RAT Tahun buku 2025. PJ/Dok

EKONOMI

Harapan Dada Rosada untuk Koperasi Pena Karya Balarea

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:59 WIB