Meski Tak Bisa Melihat, Dwi WNS Buktikan Karya Melalui Lagu “Akulah Yang Terbaik”

- Penulis

Kamis, 25 Januari 2024 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Meski Totally Blind (buta total) dan memiliki Gangguan Spektrum Autisme (GSA), bukan halangan bagi Dwi WNS untuk berkarya.

Gadis periang ini tentunya dapat menjadi sosok inspiratif bagi dunia disabilitas. Bagaimana tidak, dengan segala kekukrangannya, Dwi membuktikan karyanya melalui lagu perdana berjudul “Akulah yang Terbaik”.

Berada dibawah label Ladofa Doredo, Akulah yang Terbaik kini hadir di berbagai platform musik digital.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lagu tersebut menceritakan kisah hidupnya sendiri, dimana sebagai manusia harus memiliki rasa syukur yang besar kepada sang [pencipta.

Hebatnya lagi, lagu tersebut ditulis oleh dirinya sendiri.

“Pesan pada lagu itu adalah rasa syukur saya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dimana saya diciptakan seindah rupa sekaligus sempurna. Menurut saya, masih banyak yang lebih kesulitan dari saya. Semoga kita selalu menjadi orang yang selalu bersyukur,” kata Dwi Kamis (25/01/2024).

WNS merupakan kepanjangan Wahyuni Nur Syakinah, anak pasangan Selamet Widi Hartanto (Bengkulu Utara) dan Rochayati (Desa Manjunto Bengkulu),  saat ini tinggal di Kota Padang untuk melanjutkan Pendidikan Luar Biasa – Universitas Negeri Padang.

Dwi melanjutkan, tak mudah menjadi tuna ganda, terlebih ikut dunia perkuliahan. Dia merasa paling beda dari teman-teman difabel maupun non difabel lainnya. Dwi dulunya tidak buta, namun saat kelas 3 SMP, dia mendapat musibah hingga merenggut penglihatannya.

“Dulunya saya non verbal, dan saya dianggap nakal dan cari perhatian. Meski begitu, alhamdulilah selalu mendapat juara dari SD hingga SMK. Teman-teman saya yang typical berperan penting dalam tiap tahapan perkembangan saya. Sungguh panjang kisah hidup saya sehingga tidak dapat saya tulis satu per satu,” beber Dwi.

Dwi juga berkeinginan membantu kedua orang tuanya untuk membayar biaya kuliahnya sendiri, sekaligus menambah uang sakunya.

“Tanpa dukungan mereka saya tak bisa seperti ini. Teman saya Irma juga sangat berperan dalam perkembangan diri saya sehingga seperti sekarang. Impian saya adalah agar saya mendapat dukungan untuk karya saya selanjutnya, dan dapat membantu saya dalam memudahkan kuliah saya. Mengingat, saya ingin lanjut kuliah S2 pada bidang kesenian pendidikan musik, untuk mengangkat derajat orang-orang yang telah mendukung saya,” kata Dwi.

Dwi WNS berpesan kepada para pendengar lagunya, jangan pernah remehkan orang yang terlihat tak berdaya atau lemah. Selalu lah bersyukur dan bersabar.

“Selama ini buta total maupun autisme hanya terkenal dengan gangguan berat dan tak mampu apa-apa. Stigma ini saya harap tidak ada lagi, karena bagi saya setiap makhluk ada potensinya. Mana mungkin Allah SWT menciptakan manusia tanpa potensi,” pungkasnya. M. Fadli

Komentari

Berita Terkait

Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar
Meski Diguyur Hujan Deras, Karnaval SCTV di Tegallega Berlangsung Semarak
Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI
Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI
Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”
Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi
Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui
Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 11:04 WIB

Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar

Minggu, 26 April 2026 - 00:01 WIB

Meski Diguyur Hujan Deras, Karnaval SCTV di Tegallega Berlangsung Semarak

Sabtu, 25 April 2026 - 11:40 WIB

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 April 2026 - 11:00 WIB

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 April 2026 - 00:15 WIB

Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”

Berita Terbaru

Epriyanto Kasmuri kembali terpilih memimpin Perbasi Jabar dalam Musda ulang. PJ/Joel

FEATURED

Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar

Minggu, 26 Apr 2026 - 11:04 WIB

USB YPKP sukses menggelar workshop internasional bertajuk

FEATURED

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:40 WIB

Kadiskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie saat membeberkan program 'Ngulik' di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, PJ/Dok

FEATURED

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:00 WIB