Milagros Bantu Perahu Karet Untuk Cikapundung

- Penulis

Selasa, 28 Mei 2019 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Milagros perusahaan penyedia air minum dalam kemasan alami mengambil bagian akan pedulinya terhadap Komunitas Cikapundung.

Bantuan perlengkapan perahu karet yang diserah terimakan di Taman Teras Cikapundung, jl. Siliwangi, Hegarmanah-Bandung, Selasa (28/5).

Bukan hanya sekedar kebetulan saja, PT Milagros Indonesia Megah ini mengedukasi khalayak agar lebih peduli terhadap Sungai Cikapundung dari pencemaran yang disebabkan oleh limbah industri maupun limbah domestik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dwi Hamdani, Manager Distribusi PT Milagros Indonesia Megah, mengungkapkan, bantuan Milagros berupa perahu karet dan perlengkapannya untuk Komunitas Cikapudung ini dikarenakan kepedulian perusahaan akan adanya komunitas yang melestarikan Sungai Cikapundung agar terjaga dari pencemaran.

“Tetapi belum memiliki peralatan pendukung yang memadahi dalam operasionalnya”, jelasnya.

Selain itu, lanjut Dwi Hamdani, bantuan perahu karet dan perlengkapannya ini sebagai pemicu agar perusahaan lain, juga peduli dengan kelestarian Sungai Cikapundung yang mengalir membelah Kota Bandung memberi bantuan atau menyalurkan CSR nya dalam mendukung Komunitas Cikapundung dalam beroperasi pembersihan Sungai Cikapundung.

“Tidak hanya itu, beberapa waktu lalu juga memberi bantuan kepada korban bencana di Lombok dalam menyediakan air bersih. Bantuan galon sebagai tempat air bersih untuk kebutuhan minum sebanyak 10 buah telah didistribusikan dan manfaatnya sudah digunakan oleh masyarakat Lombok”, tambahnya.

Gayung bersambut, Abdullah Bagus, perwakilan dari Komunitas Cikapundung mengatakan, komunitas Cikapundung yang sudah hadir sejak 12 tahun yang lalu ngamumule atau merawat Sungai Cikapundung, meruwat cai’ dan memanfaatkan air Sungai Cikapundung sebagai sumber kehidupan untuk masyarakat sekitar.

“Dengan dukungan Milagros yang peduli akan kelestarian Sungai Cikapundung, semoga menjadi energi baru bagi Komunitas Cikapundung untuk terus-menerus menjaga Sungai Cikapundung”. Tegasnya.

Abdullah berharap, Komunitas Cikapundung dapat bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dalam menjalankan program mengelola bantaran. Sehingga bantaran Sungai Cikapudung menjadi bantaran terbaik didunia karena dikelola dengan baik oleh komunitas.

Kegiatan serah terima bantuan perahu karet dan perlengkapannya juga diisi dengan santapan rohani berupa kultum oleh Ustad Ade Basor Al Anshori dari Pondok Pesantren Darul Ilmi dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama. Mal

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB