Muskotlub, Akhiri Persoalan Internal KORMI

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen KORMI Jawa Barat.yang juga Plt Ketua umum KORMI Kota Bandung Al Hijaz. PJ/Joel

Sekjen KORMI Jawa Barat.yang juga Plt Ketua umum KORMI Kota Bandung Al Hijaz. PJ/Joel

BANDUNG, PelitaJabar – Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) Komite Olah Raga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bandung mengakhiri persoalan internal.

KORMI Jabar dengan tegas menonaktifkan KORMI Kota Bandung Erick M. Zaki Anggara dan menunjuk Pejabat Pelaksana Tugas. (Plt).

“Penonaktifan ketua lama sudara Erick dilakukan setelah ditemukan sejumlah persoalan serius yang dinilai tidak dapat ditolerir pengurus di tingkat Provinsi,” tegas Al Hijaz Farabi DY. S.IP. M.Si. Sekretaris Jenderal KORMI Jawa Barat yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KORMI Kota Bandung, disela Muskotlub) KORMI Kota Bandung Sabtu 28 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penonaktifan tersebut bukanlah pemberhentian permanen. Melainkan langkah administratif agar organisasi tetap berjalan.

“Kami tidak memberhentikan. Tapi menonaktifkan sambil menunggu penyelesaian berbagai persoalan yang ada,” tegas Al Hijaz.

Begitu dinonatifkan, KORMI kota Bandung sempat dijalankan Plt sebelumnya H. Taufik Rohman, selama 60 hari. Namun, dalam kurun waktu tersebut belum dapat diambil langkah strategis karena banyak pertimbangan internal dan eksternal.

“Selanjutnya, amanah Plt Ketua KORMI Kota Bandung dipercayakan KORMI Jawa Barat, kepada saya. Masa jabatan Plt tersebut juga hampir mencapai batas maksimal 60 hari. Sementara aturan organisasi tidak memungkinkan adanya perpanjangan jabatan Plt,” ucap Al Hijaz.

Situasi ini kian rumit dengan adanya tuntutan administratif dari Pemerintah Kota Bandung melalui Dispora Kota Bandung. Pemkot secara tegas menghendaki seluruh dokumen strategis, termasuk Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), ditandatangani oleh ketua definitif, bukan Plt.

“Pemkot tidak menghendaki PLT yang menandatangani dokumen penganggaran. Harus ketua definitif. Itu yang membuat kami harus mempercepat proses pemilihan. Bagaimanapun caranya,” kata mantan aktifis ini.

Saat mulai menjabat katanya kondisi keuangan organisasi berada di titik zonk. Tidak ada dana operasional. Bahkan untuk kebutuhan dasar seperti gaji pegawai dan sekretariat pun tidak ada.

“Maaf, saya pakai uang pribadi untuk operasional, gaji pegawai. Termasuk terselenggaranya Muskotlub,” ceritanya.

Apa yang dilakukannya merupakan konsekuensi jabatan sebagai Plt yang ditunjuk langsung Ketua Umum KORMI Jawa Barat Denda Alamsyah.

“Saya tidak punya kepentingan apa-apa, apalagi kepentingan pribadi. Hanya ingin memastikan organisasi berjalan sehat dan memiliki kepemimpinan yang sah serta akuntabel,” bebernya.

“Target saya sederhana. Per 1 Maret sudah ada ketua definitif, dan saya bisa kembali fokus menjalankan tugas di Jawa Barat. Alhamdulillah terwujud,” katanya.

Terkait persoalan kepengurusan sebelumnya, Plt Ketua menyebutkan adanya indikasi “fraud” dalam pertanggungjawaban keuangan yang kini tengah diproses oleh Inspektorat Kota Bandung.

“Kami menghormati proses hukum. Harapan saya, persoalan ini bisa diselesaikan secara baik. Uang dikembalikan ke negara, dan tidak sampai ke ranah pidana,” pungkasnya.

Muskotlub KORMI Kota Bandung ditutup langsung Ketua KORMI Jawa Barat Ir. Denda Alamsyah. Joel

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB