Oded dan Siti Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN

- Penulis

Selasa, 29 Juni 2021 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Momen Hari Keluarga Nasional (Harganas), Kota Bandung meraih sejumlah penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Senin 28 Juni 2021. Salah satunya penghargaan Manggala Karya Kencana.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Oded M. Danial dan Siti Muntamah Oded dan juga kepada kepala daerah dan Ketua TP-PKK atas prestasi, dedikasi, dukungan, dan komitmennya terkait program-program Pengembangan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di wilayahnya.

Tak hanya itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menerima penghargaan Dharma Karya Kencana. Penghargaan ini diberikan atas kepedulian dan dukungannya terhadap program pembangunan, kependudukan, dan keluarga berencana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghargaan lainnya yaitu diraih oleh Posyandu Merpati 03 Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo sebagai pelaksana terbaik Posyandu tingkat Kota dan Kelurahan Husein Kecamatan Cicendo sebagai pelaksana Rumah Tangga ber-PHBS tingkat kota.

Atas raihan itu, Ketua TP-PKK Kota Bandung, Siti Muntamah mengaku bangga karena hasil kerja keras TP-PKK selama ini dalam upaya menyejahterakan keluarga mendapat apresiasi di tingkat pusat.

“Hari ini menjadi hari istimewa dengan mendapat penghargaan tertinggi. TP-PKK menjadi penyelenggara terbaik PHBS dan Posyandu terbaik di tingkat kota, prestasi ini menjadi istimewa bagi Kota Bandung,” kata Umi Oded sapaan akrab Siti Muntamah Oded, Senin lalu.

Umi mengungkapkan, TP-PKK Kota Bandung selama ini selalu berupaya mewujudkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program, inovasi dan berkolaborasi bersama SKPD maupun OPD terkait.

“TP-PKK sangat konsen dan berkomitmen mewujudkan program Bangga Kencana. Inovasi seperti Bandung Tanginas di kampung-kampung KB berkualitas, di dalamnya ada PKK yang membantu,” ujarnya.

Melalui TP-PKK, terang Umi, Kota Bandung mampu menghasilkan banyak Dasawisma sebagai tempat pembinaan bagi keluarga, seperti Bina Keluarga Balita, dan Lansia.

“Kemudian keterkaitan pendidikan, gotong royong, koperasi, pojok baca, literasi, Pokja PAUD, keluarga yang melakukan Kang Pisman, mendirikan rumah sehat, dan semua yang berdimensi untuk hadirnya keluarga yang sejahtera dan bahagia,” bebernya.

Berbagai program tersebut dilakukan karena TP-PKK merupakan pendukung pondasi utama hadirnya Bangga Kencana di Kota Bandung. Sebab Umi menilai, tujuan pembangunan adalah untuk mensejahterakan keluarga.

Sementara, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung, Andri Darusman mengatakan, Kota Bandung terbukti telah mengimplementasikan program Bangga Kencana dengan baik.

Sehingga untuk pertama kalinya, Pemkot Bandung berhasil meraih penghargaan tertinggi kategori kota, dari BKKBN RI.

Ia merinci, program Bangga Kencana meliputi penanganan masalah stunting yang fokus dilakukan TP-PKK, Buruan SAE, program untuk menurunkan angka kematian Ibu dan Balita hingga pembentukan Kampung KB berkualitas.

“Kemudian juga mengenai pelaksanaan Bangga Kencana, alhamdulillah TFR (Totality Fertility Rate) di Kota Bandung masih 1,9 artinya satu keluarga masih dua anak,” ungkapnya.

Selain itu, hadirnya Kampung KB berkualitas di setiap kelurahan merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota untuk menghadirkan keluarga yang berkualitas.

“Ini untuk mendukung penerapan 8 fungsi keluarga. Karena kekuatan negara lahir dari kekuatan keluarga, dari keluarga yang kuat maka lahir bangsa yang kuat,”pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

TP PKK Jabar resmi membuka Babak Penyisihan Wilayah I Lomba Paduan Suara

FEATURED

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Rabu, 15 Apr 2026 - 08:53 WIB