Oded : Motor Listrik Solusi Energi & Lingkungan

- Penulis

Sabtu, 20 Februari 2021 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam waktu dekat ini akan mulai mengujicoba penggunaan motor listrik untuk kendaraan dinas Aparatur Sipil Negara (ASN).  Sebanyak 22 unit motor akan digunakan ASN dengan skema pinjam pakai. Kerja sama ini akan berlangsung selama empat bulan ke depan hingga Juni 2021.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial sangat antusias menyambut kerja sama ini. Sebab, kehadiran motor listrik bisa menjadi solusi masalah energi dan lingkungan di Kota Bandung.

“Ketika pertama kali mendengar kerja sama ini saya merasa lega kendaraan motor listrik yang dipakai Jepang dan terbukti mengurangi polusi udara telah sampai ke Indonesia. Kini sampai ke Kota Bandung. Semoga teknologi kendaraan listrik yang ramah lingkungan ini bisa menjadi solusi bagi Kota Bandung,” kata Oded saat pendatanganan kerja sama di Pendopo Kota Bandung, Kamis, (18/02/2021).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Motor produksi konsorsium Honda Motor, Panasonic Corporation, Pacific Consultant, dan PT HPP Energy Indonesia ini mengusung gagasan kendaraan ramah lingkungan dengan konsep efisiensi energi. Mengadopsi desain motor keluaran Honda seri PCX, motor listrik ini memakai teknologi battery sharing (berbagi baterai).

Sementara President Director PT. HPP Energy Indonesia, Hisashi Murakami berterima kasih atas sambutan positif dari Pemkot Bandung.

“Saya sampaikan terima kasih bisa menjalin kerjasama ini. Semoga bisa berjalan dengan lancar,” pungkas Murakami. Rls

Komentari

Berita Terkait

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

TP PKK Jabar resmi membuka Babak Penyisihan Wilayah I Lomba Paduan Suara

FEATURED

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Rabu, 15 Apr 2026 - 08:53 WIB