Oded Sumbang Makanan Siap Saji Senilai Rp50 Juta

- Penulis

Kamis, 22 Juli 2021 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyisihkan pendapatannya untuk membantu warga terdampak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Oded menyumbang sebesar Rp50 juta untuk menjadi makanan siap saji. Makanan ini nantinya akan dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

Donasi tersebut disalurkan melalui Bandung Economic Empowerment Center (BEEC). Selanjutnya, BEEC akan merangkul pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Bandung untuk menyediakan makanannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rencananya, pembagian makanan ini akan dimulai di Kelurahan Tamansari Kecamatan Bandung Wetan dan Kelurahan Cibangkong Kecamatan Batununggal pada Rabu 21 Juli 2021.

“Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk warga Bandung,” kata Oded.

Oded berharap, langkah ini diikuti oleh masyarakat mampu di Kota Bandung untuk tergerak membantu sesama yang kesulitan di tengah pandemi Covid-19.

Di luar itu, Oded mengungkapkan, Pemkot Bandung telah menganggarkan dana sebesar Rp30 miliar. Anggaran tersebut sudah mulai tersalurkan ke warga terdampak Covid-19.

Bantuan ini akan diberikan kepada 60.000 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) akan menerima uang tunai sebesar Rp500.000 di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSK).

Bansos disalurkan secara bertahap kepada mereka yang telah terdata di Dinas Sosial Kota Bandung. Bantuan ini dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah (APBD) Kota Bandung.

Sedangkan bantuan yang bersumber dari APBN yaitu berupa bantuan beras bagi 44.840 KPM yang terdata di PKH dan 63.617 yang terdata di BST. Masing-masing KPM akan mendapat 10 Kg beras.

Secara simbolis, Oded telah menyerahkan Bantuan Sosial PPKM Darurat 2021 bagi warga terdampak di Pendopo, Senin 19 Juli 2021. ***

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB