Optimalkan BUMDes, P3DW Subang Targetkan PKB Rp 223,6 Milyar

- Penulis

Senin, 29 Maret 2021 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG, PelitaJabar – Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Subang (P3DW Subang) mentargetkan penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) tahun 2021 sebesar Rp 223,6 milyar.

Untuk itu, Selain bekerjasama dengan bank bjb, P3DW Subang akan mengoptimalkan peran BUMDes dan e-Samsat.

e-Samsat sendiri merupakan sarana pembayaran PKB melalui ATM, e-wallet, e-commerce maupun gerai swalayan dan channel Payment Point Online Bank (PPOB) lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kabupaten Subang mempunyai luas wilayah 205 hektar atau 6,34% dari luas Jawa Barat, dengan 30 kecamatan dan 245 desa serta 8 kelurahan. Potensi kendaraan bermotor 440 ribu lebih, tentu ini menjadi tantangan bagi kami untuk mengoptimalkan PKB,” jelas Kepala P3D Subang Lovitas kepada PJ melalui pesan Whatapps Senin (29/03/2021).

Saat ini, pihaknya memfokuskan BUMDes guna menjangkau pelosok desa.

“Saat ini P3D Subang tengah mengoptimasi BUMDes desa-desa di Subang, sehingga masyarakat desa tak perlu lagi ke Samsat, dan lebih memudahkan bagi para wajib pajak,” tambahnya.

BUMDes merupakan terobosan pelayanan pajak daerah di Subang. BJB dan pemerintah daerah Subang membuka saluran pembayaran pajak melalui Payment Point Online Banking (PPOB) BUMDes, yang sampai saat ini mencapai 47 BUMDes.

Masyarakat yang membayar PKB dan PBB-P2 melalui PPOB BUMDes akan mendapatkan struk bukti bayar atau surat tanda terima setoran (STTS) PBB-P2.

“PPOB BUMDes tak hanya sebagai saluran pembayaran pajak, namun berfungsi sebagai pusat layanan untuk konsultasi pajak daerah,” pungkas Lovita. Rls

Komentari

Berita Terkait

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

TP PKK Jabar resmi membuka Babak Penyisihan Wilayah I Lomba Paduan Suara

FEATURED

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Rabu, 15 Apr 2026 - 08:53 WIB