Pecahkan Rekor ORI, 12 Jam Bandung Ngurulung Angklung

- Penulis

Minggu, 9 Juni 2024 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Ribuan warga menyemarakkan Bandung Ngurulung Angklung di Balai Kota Bandung, Sabtu 8 Juni 2024. Melibatkan 56 grup angklung yang terbagi di tiga panggung, memainkan pertunjukkan angklung selama 12 jam non stop.

Karena itu, Bandung Ngurulung Angklung dinobatkan sebagai pemecah rekor Original Record Indonesia (ORI) sebagai permainan angkung ternama.

Suasana di panggung 12 Jam Bandung Ngurulung Angklung mulai pukul 10 wib sangat meriah. Saat itu, di Stage 3 sedang mentas grup angklung Potads (Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome) sebagai salah satu penampil dalam 12 Jam Bandung Ngurulung Angklung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selvi Agustin, warga asal Rancaekek Kabupaten Bandung sengaja datang ke balai kota untuk menonton salah satu kawannya yang menjadi penampil di 12 Jam Bandung Ngurulung Angklung.

“Sudah lumayan lama, dari pukul 07.15 WIB tiba di balai kota,” katanya.

Sebagai masyarakat lokal, sudah merupakan kewajiban untuk mengenal dan menjaga warisan budaya salah satunya angklung ini.

“Sebetulnya nonton temen manggung, ngasih semangat saja. Beberapa kawan juga hadir ke sini,” ujarnya.

Sementara Arian, datang dari Cihampelas, Cililin, Bandung Raya.

“Sebetulnya memang mau main saja sih ke sini. Sekalian mau jalan-jalan ke Braga. Katanya di Balaikota ada acara angklung apa, begitu, saya dan temen-temen penasaran dan akhirnya ikut seru-seruan,” terangnya.

Ia mengaku senang dan menikmati rangkaian pertunjukan 12 Jam Bandung Ngurulung Angklung. Sembari menyaksikan pertunjukkan, ia juga tampak berkeliling area stan kuliner di area Balaikota.

“Seru-seruan saja. Sambil nongkrong, sambil jajan. Kayaknya sampai malam mau berkeliling aja di sekitaran sini,” ucapnya.

Penjabat Ketua TP PKK Kota Bandung, Linda Nurani Hapsah mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, animo masyarakat yang luar biasa terhadap kegiatan 12 Jam Bandung Ngurulung Angklung patut disyukuri.

“Alhamdulillah animo masyarakat terlihat luar biasa, begitu besar. Masyarakat Bandung Raya antusias menyaksikan permainan angklung dari berbagai penampil,” tambahnya.

Ia berpesan, khususnya kepada generasi muda agar senantiasa menjaga angklung sebagai warisan budaya luhur. Apalagi, angklung lahir dan tumbuh besar dari Kota Bandung.

“Angklung memang lahir dan besar dan di Kota Bandung. Kita sebagai wargi Bandung harus mencintainya. Selain juga sudah mendunia, generasi muda harus merawatnya,” pesan Linda. ***

Komentari

Berita Terkait

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

FEATURED

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:20 WIB