Penanganan COVID-19 di Jabar Diapresiasi Ketua MPR RI

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2020 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) Bambang Soesatyomengapresiasi penanaganan Covid – 19 di Jawa Barat.

Tidak hanya itu, dalam kunjungannya tersebut, Bambang Soesatyo memberikan bantuan 5.000 alat rapid test “Indec Diagnostics” kepada Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (12/06/2020).

Gubernur Jabar Ridwan Kamil juga mendapat masukan dari Bambang Soesatyo terkait upaya membangkitkan ekonomi di tengah pandemi dengan tetap memprioritaskan penanganan dari sisi kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya terharu Pak Bambang memberikan apresiasi terhadap kualitas penanganan COVID-19 di Jawa Barat. Indeks kami rendah dalam persebaran virus, (SARS-CoV-2 penyebab COVID-19), kasus juga tidak terlalu banyak untuk ukuran 50 juta (penduduk Jabar),” ujar Kang Emil.

Sementara itu, Bambang Soesatyo mengungkapkan, kedatangannya di Jabar menunjukkan penghargaan terhadap Gubernur Jabar selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar.

“Kami apresiasi langkah-langkah yang dilakukan Pak Gubernur (Ridwan Kamil) dalam rangka mengendalikan penyebaran dan memutus mata rantai COVID-19 di kota-kota dan desa-desa di wilayah Jawa Barat,” ucap Bambang Soesatyo.

Bambang pun menilai, Indonesia sudah mampu memproduksi alat rapid tes sendiri, termasuk Jabar. Oleh karena itu, Bambang berharap apa yang dilakukan Jabar dalam memproduksi alat rapid tes sendiri melalui universitas di Jabar bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

“Terutama untuk pemerintah (pusat) agar setop impor (alat) rapid tes dari negara lain. Kita pakai produksi dalam negeri dan tidak kalah akurasinya,” tutur Bambang Soesatyo.

Dirinya juga mendorong pemerintah pusat untuk menyiapkan rumah sakit darurat, khususnya di daerah yang penyebaran kasus COVID-19 mulai terkendali, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Rls

Komentari

Berita Terkait

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen
Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani
Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang
Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat
Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung
KONI Jabar Terus Matangkan Persiapan Porprov 2026
Lepas Mudik Bersama Warmindo, Yasierli Sebut Bentuk Kepedulian Perusahaan
Cek Pengguna Narkoba, BNN Sidak Petugas Operasional Stasiun Bandung

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:52 WIB

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 12:59 WIB

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:57 WIB

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:25 WIB

Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:58 WIB

Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung

Berita Terbaru

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat  47.807 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh. PJ/Dok

FEATURED

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Senin, 23 Mar 2026 - 12:59 WIB

Tampak para penumpang kereta api yang akan mudik ke berbagai daerah. PT KAI Daop 2 Bandung mencatat melayani 415 ribu pelanggan selama 12 hari Angleb 2026.

FEATURED

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Minggu, 22 Mar 2026 - 14:57 WIB