BANDUNG, PelitaJabar – Guna memperkuat program milenial, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat menyosiasiliasikan dan berkolaborasi dengan kabupaten/kota.
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Benny Bachtiar mengatakan, penguatan melalui sosialisasi dan kolaborasi dilakukan untuk mengejar target 5.000 petani milenial pada 2023.
‘Dalam mencapai target 5.000 petani milenial tahun 2023, kami melakukan penguatan kolaborasi dengan kabupaten/kota. Salah satunya dengan kegiatan sosialisasi di 18 Kabupaten. Hari ini sosialisasi kami mulai di Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya dan selanjutnya di kabupaten yang lain,’ papar Benny, Kamis 4 November 2021.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain sosialisasi, Pemda Provinsi Jabar akan melibatkan kabupaten/kota dalam rekrutmen program petani milenial, mengubah pola pendaftaran secara daring, luring, atau kombinasi keduanya, dan adanya award bagi petani milenial dan kabupaten/kota yang berprestasi.
Program ini telah di-launching 14 Februari 2021 dan kick-off 26 Maret 2021 dengan target 5.000 petani milenial pada 2023.
‘Sampai dengan akhir bulan Oktober 2021 pencapaiannya masih jauh dari target yang ditetapkan,’ pungkasnya.
Sejak diluncurkan, tercatat sebanyak 8.998 orang pendaftar melalui website : https://petanimilenial.jabarprov.go.id. Selanjutnya, dari 8.998 pendaftar dilakukan seleksi/filter 1 yakni usia minimal 19-39 tahun dan KTP Provinsi Jabar, didapatkan hasil 4.439 pendaftar yang lolos. ***