Pertama di Indonesia, Panen Sayuran Dengan Smart Watering

- Penulis

Kamis, 21 April 2022 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Warga dan Civitas Akademi Universitas Padjadjaran (Unpad) yang didominasi perempuan memanen sayuran di Jalan Teuku Angkasa, RT 01 RW 09 Kelurahan Lebak Gede Kecamatan Coblong, Kamis 21 April 2022.

Sejumlah sayuran yang dipanen di antaranya selada, cabai, tomat, dan kangkung.

Panen kali ini merupakan hasil urban farming dengan menggunakan metode Smart Watering yang dikembangkan oleh Unpad. Metode ini merupakan inovasi hidroponik self-watering system atau penyiraman otomatis dan mandiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Canggihnya, metode tersebut memanfaatkan penerapan gaya gravitasi, prinsip archimedes, kapilaritas dan plant driven sebagai energi untuk menjalankannya. Sehingga bebas dari penggunaan energi listrik.

Direktorat Inovasi dan Korporasi Unpad, Diana Sari menerangkan, Unpad bekerjasama dengan warga Coblong membuat program ekosistem urban farming. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan peran perempuan dalam warisan budaya.

‘Konsep ini memanfaatkan lahan sempit di area kota. Salah satunya sistem pengembangan hidroponik. Ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Bandung yakni Buruan Sae,’ katanya.

Ketua Program Studi Teknik Pertanian Unpad, Sofia Dwi Ratna menambahkan, metode ini merupakan yang pertama di Indonesia. Produk sejenis bisa ditemukan di Inggris dan Australia.

‘Jadi kalau impor mahal, kita kembangkan dengan sistem sejenis, namun prinsip kerja berbeda,’ jelasnya.

Berkaitan dengan memperingati Hari Kartini, ia mengatakan, urban farming ini juga merupakan pemberdayaan perempuan. Karena melibatkan para kaum hawa agar bisa lebih produktif.

‘Kita juga ada pelatihan dan pendampingan kepada kaum perempuan. Mulai dari pelatihan budidaya pengolahan dan pascapanen,’ bebernya.

Sementara itu, Ketua RW 09 Kelurahan Lebak Gede, Inong memastikan warga khususnya para ibu ikut andil dalam pengolahan sayuran.

‘Kita bergerak, juga memanfaatkan lahan yang dulunya kumuh. Hasilnya saat ini bersih juga lahannya bermanfaat untuk menanam sayuran,’ katanya.

Atas hal itu, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan warga bersama Unpad.

‘Lewat teknologi yang dikembangkan oleh Unpad bisa menjawab kebutuhan pangan bagi warga,’ pungkasnya.

Pemkot Bandung berupaya membuat tematik pangan di setiap wilayah. Sehingga ketika panen bisa dikonsumsi lebihnya lagi dijual. ***

Komentari

Berita Terkait

Ultraverse Festival Mampu Alihkan 1,7 Ton Lebih Sampah & Turunkan 6600 Kg CO2e
Berapa Besaran Zakat Fitrah Idul Fitri 1447H, Berikut Perhitungannya
Kuatkan Nilai Kebersamaan, Pos Tebar Ratusan Paket Takjil
Bandung Masih di Persimpangan Jalan
Bojongloa Kaler Kecamatan Kemiskinan No 1, Dewan Minta Kerjasama Semua Pihak
Saat Musrenbang, Edwin Sebut Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan
Berikut Spesifikasi New Veloz Hybrid EV dan Harganya
Tingkatkan Daya Saing Global, USB YPKP Gaet Perusahaan Konstruksi ROY Jepang

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:19 WIB

Ultraverse Festival Mampu Alihkan 1,7 Ton Lebih Sampah & Turunkan 6600 Kg CO2e

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:59 WIB

Berapa Besaran Zakat Fitrah Idul Fitri 1447H, Berikut Perhitungannya

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:07 WIB

Kuatkan Nilai Kebersamaan, Pos Tebar Ratusan Paket Takjil

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:18 WIB

Bandung Masih di Persimpangan Jalan

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:00 WIB

Bojongloa Kaler Kecamatan Kemiskinan No 1, Dewan Minta Kerjasama Semua Pihak

Berita Terbaru

PT Pos Property Indonesia, membagikan ratusan paket takjil. PJ/Mal

FEATURED

Kuatkan Nilai Kebersamaan, Pos Tebar Ratusan Paket Takjil

Jumat, 27 Feb 2026 - 17:07 WIB

FEATURED

Bandung Masih di Persimpangan Jalan

Kamis, 26 Feb 2026 - 15:18 WIB