Pkl Ditata, Cikapundung Mulai Terlihat Asri

- Penulis

Minggu, 5 Januari 2020 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Penataan Pedagang Kali Lima (PKL) di kawasan Cikapundung Barat telah dimulai. Sejumlah tenda knock down untuk pedagang kuliner di sisi tepi Sungai Cikapundung telah terpasang. Hasilnya, kawasan tersebut mulai terlihat lebih asri.

Pengerjaan dimulai sejak Kamis (2/1/2020) dengan pemasangan rangka knock down untuk blok dagangan kuliner yang berada tepat di pinggir Sungai Cikapundung. Sebelumnya, para pedagang membongkar sendiri tendanya Rabu (1/1/2020).

“Alhamdulillah sesuai jadwal di awal tahun kita mulai memasang, jadi pedagang sudah bongkar sendiri untuk pedagang kuliner, sekarang sudah terpasang rangka,” ucap Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat meninjau ke Jalan Cikapundung Barat, Jumat (3/1/2020).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses pengerjaan untuk keseluruhan area PKL di Cikapundung Barat ini akan dikebut tuntas pada pertengahan Januari mendatang. Tidak hanya tenda kuliner saja, namun semua lapak dan beragam fasilitas lainnya pun diharapkan tuntas sesuai target.

Secara keseluruhan di Jalan Cikapundung Barat ini terdapat 104 PKL. Mereka dibagi dalam empat blok atau zona. Di blok A yakni depan BJB University terdapat 15 penjaja stempel di siang hari dan 15 pedagang kuliner pada malam hari, serta satu kios.

Kemudian di blok B yaitu di depan eks gedung matahari terdapat 5 jasa pembuat stempel. Lalu blok C yang berada di bahu Sungai Cikapundung berisi 37 pedagang kuliner, 4 pembuat stempel, 2 kios, 1 penjual asesoris dan 1 lapak jasa sol sepatu.

Koordinator PKL Cikapundung Barat, Nandang menyambut baik penataan tersebut.

“Pedagang senang, karena lebih menarik dan kelihatan tidak kumuh. Kalau seperti ini lebih bersih. Setelah penataan ini diharapkan pengunjung lebih banyak lagi,” pungkasnya. Mal

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB