Polisi Dalami Adanya Komunikasi Dengan Kelompok Teror Terhadap Penyebar Hoax Bom Kantor KPU

- Penulis

Rabu, 22 Mei 2019 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Polres Garut mengungkap kasus hoax dan ancaman di media sosial. Kali ini pelaku mengancam akan melakukan pengeboman ke kantor KPU di Jakarta.

Dalam postingan yang diterima pelaku dari grup WhatsApp dengan nama akun Prabowo-Sandi, pelaku atas nama Asep Sofyan lalu menyebarkan ke grup lain di handphone miliknya.

Kasatreskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mapaseng mengatakan, bahwa pelaku ini masih didalami apakah ada komunikasi dengan kelompok teror.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hp yang disita komunikasi di grup WhatsApp ya, tapi kita dalami terus apakah postingan ini ada kaitan dengan kelompok teror,” paparnya.

Kasatreskrim menambahkan, dari hasil penyelidikan di handphone pelaku diketahui jika pelaku pendukung capres Paslon 02.

“Kalau keterkaitan dengan Paslon Ada, karena dia ikut grupnya,” jelasnya.

Bahkan saat menerima postingan dari grup Prabowo-sandi, lalu menyebarkannya ke grup lain, pelaku langsung dikeluarkan oleh admin grup Prabowo-sandi.

“Pelaku dikeluarkan oleh admin grup Prabowo-sandi setelah pelaku menyebarkan ke grup lain postingan yang isinya : mari hancurkan perusak NKRI, Undangan pengeboman massal di Jakarta !!!
Perang Badar dilakukan ketika ramadhan , mari kita berperang di bulan ramadhan ini, ingat tanggal 21-22 Mei !!!
Catatan: bagi yang ingin membantu jihad kami, dapat datang ke jl HOS Cokroaminoto no 91, Menteng, Jakarta untuk mengambil peralatan peledakan (jangan membawa antum)
#2019prabowoharuspresiden
#kpucurang,” jelas Kasatreskrim.

Komentari

Berita Terkait

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

FEATURED

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:20 WIB