PPDB Online Di SLBN Garut Kota Kurang Efektif

- Penulis

Senin, 15 Juni 2020 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, PelitaJabar – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2020/2021 dibuka, pendaftar PPDB ke Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Garut Kota tidak mendaftar melaui online, melainkan langsung ke sekolah. Padahal, pihak sekolah sudah memasang link PPDB.

Berdasarkan keterangan salah satu orang tua calon peserta didik, ia merasa kesulitan mendaftar lewat online. Selain harus mengeluarkan kuota, mereka juga kurang paham mendaftar lewat online. Mereka mengaku lebih senang daftar langsung ke sekolah sehingga kami harus siap menerima mereka di sekolah.

Mekanisme pendaftaran melalui online di SLB Negeri Garut Kota ternyata kurang begitu efektif. Bahkan, sampai saat ini belum ada yang mendaftar ke sekolah kami lewat online.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Akhirnya, selain melaksanakan PPDB secara online, kami juga melayani pendaftar yang langsung datang ke sekolah. Hal ini kami lakukan untuk membantu orang tua calon peserta didik agar anaknya bisa sekolah di sekolah yang mereka inginkan,” jelas Dra. Eti Suhaeti, M.Pd., Kepala SLBN Garut Kota seperti dikutip http://disdik.jabarprov.go.id Senin (15/06/2020).

Dikatakan, pendaftar PPDB disekolahnya, banyak yang mendaftar saat masuk tahun pelajaran baru. Walaupun sudah ditentukan batas akhir pendaftaran, namun biasanya pendaftar datang pas tahun pelajaran baru dimulai.

Mekanisme penerimaan PPDB di SLB seharusnya jangan disamakan dengan PPDB di sekolah umum karena pendaftar ke sekolah umum sangat banyak, jauh dibandingkan ke SLB.

“Kalau pendaftar PPDB di sekolah umum, mereka harus berlomba-lomba dari awal. Berkompetisi untuk masuk ke sekolah yang mereka inginkan, tentu dengan batas waktu yang telah ditentukan. Sedangkan di SLB, jika PPDB sesuai dengan waktu pendaftaran maka tidak akan banyak yang daftar. Jadi, ketika tahun pelajaran baru masuk, kami kembali membuka pendaftaran PPDB,” tambah Eti.

Menurutnya, biasanya sekolah tersebut terlebih dahulu mengadakan penjaringan ke desa yang ada di Kecamatan Tarogong dengan membagi tim. Namun di tengah pandemi Covid-19 ini, tidak dilakukan karena adanya pemberlakuan sosial berskala besar (PSBB).

“Sehingga, guru berinisiatif mendatangi rumah warga yang memiliki anak berkebutuhan khusus (ABK) yang belum sekolah untuk membujuknya agar mau sekolah,” pungkas Eti. Rls

Komentari

Berita Terkait

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB