Presiden Prabowo Prioritaskan BBM dan Listrik Untuk Banjir Sumatera

- Penulis

Senin, 1 Desember 2025 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo mengunjjungi Korban Banjir Aceh. PJ/Dok

Presiden Prabowo mengunjjungi Korban Banjir Aceh. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Presiden RI Prabowo Subyanto menegaskan agar BBM segera ditangani serius untuk segera disalurkan ke daerah-daerah yang masih terisolir baik di Aceh, Sumut maupun Sumbar. Presiden menegaskan, pemerintah saat ini memprioritaskan percepatan pengiriman bantuan bagi warga terdampak, khususnya di wilayah terisolasi.

“Kita sekarang prioritas bagaimana bisa segera kirim bantuan-bantuan yang mungkin diperlukan. Pertama, BBM yang sangat penting, listrik sebentar lagi saya kira bisa dibuka semuanya. BBM tadi yang dilaporin ke saya yang sangat penting, ada beberapa desa yang terisolasi, insha Allah kita bisa tembus,” ucap Presiden dalam keterangannya di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Kabupaten Tapanuli Utara pada Senin, 1 Desember 2025.

Prabowo juga mengapresiasi seluruh unsur pemerintah dan lembaga yang telah bergerak cepat dalam penanganan darurat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terima kasih kepada semua instansi yang bekerja keras. BNPB Badan Nasional Penanggulangan Bencana reaksinya cukup cepat, TNI sangat cepat, Polri juga cepat,” katanya.

Dalam upaya mempercepat distribusi bantuan, berbagai armada udara pun telah dikerahkan mulai dari helikopter hingga pesawat angkut berat seperti hercules.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak buka suara soal suara-suara yang mengatakan pemerintah lamban dalam menangani bantuan banjir Sumatera.

“Menurut saya mungkin para korban galau terkait bantuan dan sebagainya. Jadi beredar kabar yang tidak jelas. Menurut kami ini sangat cepat, TNI mengerahkan lebih 20 helikopter, menerjunkan puluhan ribu prajurit, dan bantuan untuk korban terus berdatangan,” tegasnya.

Seperti diketahui, ribuan rumah warga hancur dan infrastruktur lumpuh total. Bahkan pendidikan juga tak berjalan karena sekolah tidak bisa digunakan akibat terendam banjir.

Hingga 1 Desember 2025, korban tewas Sumbar, Sumut dan Aceh mencapai total 412 orang. *** 

Komentari

Berita Terkait

Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham
Jaga Kelestarian Lingkungan, Larang Tebang Pohon Sepanjang Jalan Provinsi di Kota Bandung
Dirut KAI Lepas KA Sangkuriang Bandung–Ketapang, 1.076 Tiket Ludes Terjual
Musprovlub PSTI Jabar Batal, Menunggu Kinerja Caretaker Baru
HUT Kodam III/Slw ke 80, Gelar Pameran & Lelang Lukisan Siliwangi untuk Indonesiaku
Semangat Kebersamaan Pengcab, Antar Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar
RoaMax Haji Telkomsel, Kuota Melimpah Ibadah pun Makin Tenang

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:48 WIB

Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:18 WIB

Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:04 WIB

Jaga Kelestarian Lingkungan, Larang Tebang Pohon Sepanjang Jalan Provinsi di Kota Bandung

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:26 WIB

Dirut KAI Lepas KA Sangkuriang Bandung–Ketapang, 1.076 Tiket Ludes Terjual

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:12 WIB

Musprovlub PSTI Jabar Batal, Menunggu Kinerja Caretaker Baru

Berita Terbaru

Gubernur Jabar KDM jadi saksi pernikahan pasangan Tuna Rungu di KUA Bale Endah. PJ/Dok

FEATURED

Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu

Senin, 4 Mei 2026 - 13:48 WIB

Kaimudin Caretaker Pengprov PSTI Jabar gantikan Lukman Husain siap bekerja sesuai amanah. PJ/Joel

FEATURED

Musprovlub PSTI Jabar Batal, Menunggu Kinerja Caretaker Baru

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:12 WIB