Proyek KCIC Tuai Protes

- Penulis

Rabu, 27 November 2019 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUNTUTAN: Ketua Umum LSM GMBI Moh Fauzan Rachman saat menyerahkan tuntutan kepada pihak PT Kereta Api Cepat Indonesia-China (KCIC).

BANDUNG, PelitaJabar – Program strategis bangsa Indonesia membangun PT Kereta Api Cepat Indonesia-China (KCIC) menuai protes.

Perwakilan warga Kecamatan Takokak, Kab Cianjur, yang didampingi kuasa pendampingan Desa Sukagali dan Simpang mendatangi Kantor PT KCIC di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Massa menuntut penambahan ganti rugi lahan/tanah yang dibayarkan hanya Rp 6000 per meter menjadi Rp 60 ribu per meter. Itu pun masih sebagian belum dibayarkan.

Perwakilan masyarakat yang mendapatkan kuasa pendampingan, Ketua Umum LSM GMBI Moh Fauzan Rachman mengatakan, pihaknya mengajukan kembali ketidakpuasan ganti rugi tanah yang dibayar KCIC atau pihak yang ditunjuk KCIC.

“Bahkan saya dengar ada pihak desa yang terlibat, sehingga GMBI ditunjuk sebagai kuasa pendampingan,” jelas Fauzan saat mendampingi perwakilan massa Desa Sukagali dan Simpang, Rabu (27/11).

Sebelumya GMBI melakukan investigasi dalam hal mengumpulkan data masalah ganti rugi tanah oleh KCIC.

“Data-data sudah kami serahkan kepada perwakilan KCIC yang bernama Bob dan akan ditindaklanjuti selama dua minggu setelah kita serahkan berkasnya,” kata Fauzan.

Tuntutan dari masyarakat Takokak adanya penambahaan harga pembebasan tanah, karena sebelumnya tidak ada sosialisasi kepada warga menyangkut masalah harga, sehingga GMBI menerima kuasa pendampingan sekitar 48 warga dengan luas lahan 54 hektare.

Sebelumnya, pemilik lahan hanya diganti rugi pembebasan lahan sekitar Rp 6.000 per meter dan sebagian ada yang belum dibayar, ketidakpuasan warga terhadap kebijkan proyek strategis ini membuat LSM GMBI merasa terpanggil untuk membantu warga yang haknya dirampas dan tidak diperlakukan manusiawi.

“Tuntutan warga minta penambahan harga yang semula hanya Rp 6.000 per meter menjadi Rp 60 ribu per meter,” beber Fauzan.

Yang kedua mengapa tidak ada appraisal pembebasan lahan Kecamatan Takokak, ternyata perwakilan dari KCIC yang bernama Bop tidak bisa menjelaskan.

“Kami juga akan melakukan aksi demonstarsi ke DPRD Jabar yang bertujuan minta dewan bersama-sama membantu masyarakat yang hak-haknya belum terpenuhi, besok 28 November, sekaligus minta DPRD Jabar menggunakan hak interpelasi terhadap Gubernur Jabar Ridwan Kamil,” tambahnya.

Tuntutan dalam aksi tersebut meminta DPRD Jabar menggunakan hak interpelasi atas pemerintah yang mencaplok tanah Gunung Sembung dan tanah Kec Takokak yang berhubungan dengan KCIC.

Selanjutnya adanya pengamburan anggaran, yaitu program kolam renang, pengadaan mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara), penataan taman alun alun Kab Majalengka, dan helikopter.

“Sebab, sebagai masyarakat Jabar berhak mengetahui helikopter yang digunakan gubernur, apakah itu sewa atau milik, tim Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil TAP dan TAJJ dengan dasar hukum Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 060.1/Kep.1244-Org/2018 yang dikeluarkan pada 27 November 2018 lalu yang bukan dari kalangan ASN, tapi ada dari keluarganya,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Suroboyo 10K Pecah, Ribuan Pelari Semarakkan Sport Tourism
XLSMART Sabet Diamond Achievement in Emission Transparency
Latma DAGR 2026 Tingkatkan Kemampuan Operasi Khusus Kopasgat
Ayo Liburan Naik Kereta Api, Mumpung Ada Diskon
Pasar Kreatif Bandung 2026 Hadir di 8 Mal
Bulan Belanja Bandung 2026 Targetkan Perputaran Uang Ratusan Milyar
Ketua Perbasi Jabar Bicara Sosok Ideal Ketua KONI
Serapan Tembus 3 Juta Ton, BULOG Jawa Barat Sumbang 16 Persen untuk Nasional

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:52 WIB

Suroboyo 10K Pecah, Ribuan Pelari Semarakkan Sport Tourism

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:52 WIB

XLSMART Sabet Diamond Achievement in Emission Transparency

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:26 WIB

Latma DAGR 2026 Tingkatkan Kemampuan Operasi Khusus Kopasgat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:45 WIB

Ayo Liburan Naik Kereta Api, Mumpung Ada Diskon

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:39 WIB

Pasar Kreatif Bandung 2026 Hadir di 8 Mal

Berita Terbaru

Para pemenang di ajang lari Suroboyo 10K yang diinisiasi oleh bank bjb. PJ/Dok

FEATURED

Suroboyo 10K Pecah, Ribuan Pelari Semarakkan Sport Tourism

Senin, 8 Jun 2026 - 13:52 WIB

XLSMART) kembali meraih pengakuan melalui penghargaan “Diamond Achievement in Emission Transparency” dalam ajang The Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2026. PJ/Dok

FEATURED

XLSMART Sabet Diamond Achievement in Emission Transparency

Minggu, 7 Jun 2026 - 17:52 WIB

Korpasgat TNI AU dan United States Air Force Special Operations Command (US AFSOC) saat latma DAGR 2026. PJ/Dok

FEATURED

Latma DAGR 2026 Tingkatkan Kemampuan Operasi Khusus Kopasgat

Minggu, 7 Jun 2026 - 17:26 WIB

PT KAI menggelar program liburan hemat melalui diskon tiket 30 persen. PJ/Dok

FEATURED

Ayo Liburan Naik Kereta Api, Mumpung Ada Diskon

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:45 WIB

Pasar Kreatif Bandung 2026 kini hadir di 8 Mal. Rangkaian Bulan Belanja Bandung ini, melibatkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan. PJ/Mal

EKONOMI

Pasar Kreatif Bandung 2026 Hadir di 8 Mal

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:39 WIB