Punya Masalah Sosial? Ke Puskesos Saja

- Penulis

Rabu, 3 Maret 2021 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar -Punya masalah sosial? Bisa langsung menghubungi Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung. Dinas ini punya 151 Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos).Puskesos merupakan pelayanan terpadu bagi permasalah sosial yang ada di Kota Bandung yang terletak di kelurahan-kelurahan di Kota Bandung.

“Apa pun masalah sosialnya obatnya adalah datang ke Puskesos,” jelas Kepala Dinsosnangkis Kota Bandung, Tono Rusdiantono dalam acara Bandung Menjawab di Taman Dewi Sartika Balai Kota Bandung, Selasa (2/03/2021).

Puskesos dilengkapi dengan fasilitator untuk melakukan pelayanan sosial. Selain penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diantaranya terkait data penerima bantuan. Puskesos memverifikasi dan memvalidasi data penerima bantuan.  Kini sudah 99 persen data yang terverifikasi.

“Data ini adalah betul-betul sudah diperbaiki. Data dari hasil verifikasi dan validasi sudah 99 persen dan sudah dilaporkan ke Kemensos,” ujarnya.

Selain itu, Dinsosnangkis memiliki sistem khusus dengan data yang terbaharui. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui data penerima bantuan, dapat mengakses portal jps.bandung.go.id.

Portal JPS Nagkis menyajikan informasi distribusi bantuan yang akurat dan transparan.

“Sekarang sudah punya JPS yang terus diperbaharui setiap saat, siapa yang dapat bantuan dan siapa yang tidak. Nanti bisa cek. Masyarakat tidak usah dipusingkan, langsung masuk JPS dan cari NIK-nya,” jelas Tono.

Tugas Puskesos yang kedua adalah melayani masyarakat yang belum mendapatkan jaminan sosial. Nantinya masyarakat yang mendapatkan bantuan harus berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pengusulan DTKS dilakukan melalui Puskesos.

“Mereka yang miskin terbarukan bisa diusulkan mendapatkan bantuan dan bisa diusulkan masuk ke DTKS. Itu prosesnya datang ke Puskesos kelurahan. Jangan ke Dinsos, tapi ke puskesos kelurahan,” pungkasnya.

Masyarakat yang tidak memiliki BPJS, juga dapat meminta rujukan ke Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) di Puskesos.

Rujukan yang dapat diminta di antaranya rujukan sakit, pendidikan, Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), hingga terkait data DTKS. Rls

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB