Safari Kebangsaan, Rektor Tel-U Temui Sultan Sepuh Ke-XV Keraton Kasepuhan

- Penulis

Jumat, 4 Juni 2021 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabarTelkom University berkomitmen untuk menjaga, merawat dan mengimplementasikan nilai-nilai pancasila, nilai-nilai kebhinekaan dalam keberagaman dan kemajemukan. Hal ini dibuktikan dalam kegiatan Safari Kebangsaan Telkom University.

 “Upaya safari kebangsaan ini, dengan menemui tokoh lintas agama, tokoh budaya, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah harapannya Telkom University mendapat masukan langsung serta turut serta dalam mewujudkan cita-cita Pancasila dan makna Kebhinnekaan” terang Rektor Telkom University Prof Adiwijaya melalui siaran persnya yang diterima Jumat (04/06/2021).

Dimulai sejak 23-30 Mei 2021 dengan mengunjungi beberapa kab/kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan D.I. Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rektor juga menemui Sultan Sepuh ke-XV Keraton Kasepuhan Cirebon, Ketua DPRD Kab. Cirebon, Sekretaris Keuskupan Agung Semarang, Keraton Surakarta Hadiningrat, Rektor Universitas Darussalam Gontor, Wakil Bupati Sleman dan pertemuan Bersama stakeholder lainnya.

“Melalui kegiatan ini juga, kami meminta masukan-masukan tentang pandangan dan peranan perguruan tinggi saat ini serta inisiasi program kerjasama dalam berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara dari berbagai aspek. Kami juga bersyukur dapat bersilaturahmi dan berdiskusi secara langsung bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Miftachul Akhyar di kediaman beliau di Surabaya,” terangnya.  

Program yang di inisiasi Bagian Endowment Fund Telkom University, merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi Pancasila.

Telkom University juga mengikuti Upacara Bendera yang disiarkan langsung melalui Istana Kepresidenan Bogor secara daring melalui ZOOM Meeting Selasa (06/01) dan diikuti oleh dosen dan pegawai Telkom University. ***

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB