Sampah Menggunung, Bupati DS Turunkan Alat Berat

- Penulis

Kamis, 24 Februari 2022 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOREANG, PelitaJabar – Tak mau berlama lama dan menjadi polemik, permasalahan sampah yang terus menumpuk di belakang Pasar Banjaran Kabupaten Bandung, Bupati Dadang Supriatna menurunkan alat berat Selasa (22/2/2022) malam.

Berdasarkan pantauan, “lautan” sampah yang terus menumpuk itu dibiarkan selama sebulan dan belum ada upaya optimalisasi pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti Kabupaten Bandung Barat.

Selain menimbulkan bau menyengat, dikhawatirkan terjangkit penyakit karena banyaknya lalat dan ulat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‘Hari ini saya instruksikan langsung kepada Pak Kadis LH (Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung) untuk menurunkan alat berat,’ tegas DS, sebutan akrab sang Bupati di Soreang.

Untuk membuktikan keseriusan dalam penanganan sampah, Bupati Bandung pun langsung telepon Kepala Dinas Lingkungan Kabupaten Bandung usai diwawancara wartawan terkait persoalan sampah itu.

‘Saya akan pantau terus di lapangan, dalam upaya penanganan sampah tersebut,’ tegasnya.

Bupati Bandung menegaskan, jika dirinya sudah menginstruksikan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup tidak ada realisasi, ia akan turun langsung ke lokasi guna meninjau langsung sekaligus langkah konkrit penanganan sampah tersebut.

Melihat kondisi di lapangan, kawasan Banjaran itu setiap hari mengeluarkan dan menghasilkan sampah.

Setiap harinya membutuhkan 150 sampai 400 ton sampah. Pengelolaan sampah ini sambil menunggu TPA yang digagas Provinsi Jabar,’ pungkasnya.

Pemkab Bandung sebelumnya sudah melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan investor atau pihak ketiga dalam penanganan sekaligus pengolahan sampah yang dapat digunakan untuk membuat bata ringan dan menghasilkan listrik. ***

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB